Visualisasi Tokoh Novel “Not A Perfect Wedding” (Versi Saya) 

Pengen nulis postingan kali ini sebenarnya sudah dari pertama dapat novelnya. Itu sudah setahun yang lalu bahkan lenih dari setahun kalau ingat dapatnya pas awal-awal tahun, sebelum diterbitkan saya sudah membaca sebagian cerita di novel ini di wattpad,penulisnya adalah salah satu penulis hebat yang posting karya-karyanya di wattpad, dan NAPW ini termasuk cerita yang selalu berada di atas paling sering dibaca dan dicari di wattpad kala itu. Nah pas konflik cerita di NAPWnya ternyata penulis dapat tawaran untuk diterbitin, jadilah cerita dalam novel ini tidak pernah tamat di wattpad, karena Mbak Asri menuliskan kelanjutan ceritanya di buku.

Sejak saat itu saya pengen banget baca novelnya, pengen beli jika sudah ada di toko buku di kota saya, karena pengen tahu kelanjutan kisah cinta Raina juga endingnya. Dan suatu ketika pas ada rangkaian blogtour NAPW dan giveaway yang hadiahnya novel ini, saya ikut dan dapat bukunya(sepertinya saya sudah posting tentang ini ini postingan saya yang dulu).

Jadi langsung balik ke topik, ke visualisasi tokoh novelnya menurut versi saya, ketika membaca ulang novel ini saya membayangkan mereka ini tokoh dalam dunia nyatanya, semoga kalau dibuat film bener-bener mereka yang meranin.

  • Nicholas Saputra sebagai Pram(Pramudya Eka Rahardi)

      

  • Andi Arsyil Rahman sebagai Raka (Prakarsa Dwi Rahardi) 

  

  • Citra Kirana sebagai Raina

Citra Kirana, cocok banget buat mewakilin tokoh Raina dalam bayangan saya

  • Vino G. Bastian sebagai Arman, kakak pertama Raina

  • Herjunot Ali sebagai Pasha, kakak kedua Raina

Demikianlah daftar visualisasi tokoh novel NAPW dalam bayangan saya, semoga suatu hari nanti bener diangkat ke layar lebar jadi sebuah film.

Iklan

Quotes dari Buku “Not A Perfect Wedding”

image

Buku NAPW (Not A Perfect Wedding)

Padahal sudah pengen ngreview dari pas buku ini sampai di tangan dan selesai membacanya dan itu adalah bulan April kemarin tapi baru mulai sekarang posting tentang buku NAPW nya, dimulai dari quotes dari buku ini:

Sambil berjabat tangan erat, Pram menatap lurus wajah, Gunawan. Meski di luar rencana, Pram menganggap peristiwa ini adalah peristiwa penting dalam hidupnya. Sekali berkomitmen, maka selamanya ia akan memegang teguh janji itu. Pram mengambil napas dalam sebelum melafalkan kalimat balasan kepada Gunawan.” (Hal.32)  

“Saya sadar, Raina bukan perempuan yang sempurna. Saya tidak akan meminta kamu untuk melakukan berbagai hal untuk dia. Saya hanya minta kamu bisa menjaga dan membahagiakannya.” Jelas Fara dengan mata berkaca-kaca. (Hal. 49)  

“Kamu istri saya, seseorang yang harus saya bahagiakan dan saya lindungi selamanya. Dan itu tidak akan berubah.” (Hal.87)  

“Pram menatap Raina yang duduk di sampingnya. Dan meraih tangan gadis itu, menggenggamnya erat.’ Karena dia istriku. Akulah yang menjaganya.'” (Hal. 145)  

“Cinta yang dirasakan Raina pada Pram, bukan cinta yang sama saat dia bersama Raka. Kehadiran Pram sebagai suaminya, membuatnya harus jatuh bangun untuk tahu apa yang dirasakan laki-laki itu. Satu yang tak akan pernah terbantahkan, Pram rela mengorbankan dirinya sendiri untuk membuat Raina bahagia. Meninggalkan kariernya dan membuang semua prinsip hidupnya tentang pernikahan.” (Hal. 166)

“Bukan Raina yang beradaptasi pada dirinya. Tapi justru Pram-lah yang berusaha mengimbanginya. Memainkan perannya secara total dengan sangat sempurna. Dan gadis itu selalu menjadi dirinya sendiri. Tersenyum dengan caranya dan memandang hidup dengan terbuka. Sesuatu yang tidak bisa dilakukan oleh Pram.” (Hal. 182)  

“…Tidak ada kebahagiaan yang instan itu memang benar, karena sejatinya harus ada pengorbanan dari tiap kebahagiaan.” (Hal. 195)