[Musik Hari ini] Ruang Rindu – Letto

Berawal dari ikutan GA di sini jadi ingat akan sesuatu tentang salah satu lagunya Letto yang pengen saya tulis ^^.

Giveaway yang diadakan oleh Mbak Luckty di blognya memberikan bertanyaan “jika diberi kesempatan menulis buku dari judul lagu, judul lagu apakah yang diambil? Mengapa?

Pertanyaan itu mengingatkan saya akan lagu Ruang Rindu nya Letto, ya meski sudah dibuat buku oleh seorang penulis, tetep saja saya pengan banget menulis buku dari lagu itu, liriknya sudah tidak usah diragukan lagi, sarat makna meski terkesan sederhana…

Selain dari lirik, video klipnya juga sangat menarik bukan… Kalau dari lirik kita bisa menerjemahakan rasa rindu yang ada di dalamnya kepada siapa saja, bahkan kepada Sang Pencipta, Alloh SWT. Lagi-lagi saya ingat seorang musisi dalam sebuah artikel ia menyebutkan bahwa sebuah karya ketika berada di tangan para penikmatnya (pembaca, pendengar, penonton, dls) maka karya itu menjadi milik mereka (bukan hak milik yang dimaksud disini), dalam artian bagaimana seseorang mengartikan karya itu, bagaimana seseorang menerima dan menerjemahkan karya itu sesuai dengan diri masing-masing.

Jadi, apa arti lagu Ruang Rindu bagi yang suka dengan lagu ini? (Masing-masing orang pasti punya perbedaan memaknainya…)

Ruang Rindu – Letto

“Di daun yang ikut mengalir lembut
Terbawa sungai ke ujung mata
Dan aku mulai takut terbawa cinta,
Mengirup rindu yang sesakkan dada…

Jalanku hampa dan ku sentuh dia,
Terasa hangat oh di dalam hati,
Kupegang erat dan ku halangi waktu,
Tak urung jua ku lihatnya pergi,

Tak pernah ku ragu dan selalu ku ingat,
Kerlingan matamu dan sentuhan hangat,
Ku saat itu takut mencari makna,
Tumbuhkan rasa yang sesakkan dada,

Kau datang dan pergi oh begitu saja,
Semua ku terima apa adanya,
Mata terpejam dan hati menggumam
Di ruang rindu kita bertemu…”

Iklan

[Musik Hari Ini] Senyumanmu – Letto

Indah matamu
Gerai rambutmu
Menunjukkan itulah keindahan
Yang memberikan
Bentuk senyuman
Sebentuk usapan
Kepada hati

*
Sinar wajahmu
Lembut katamu
Sepertinya mampu
Menggubah dunia
Yang terasa
Begitu hampa
Semuanya sirna
Tanpa cinta

Kutemukan
Arti kerinduan
Dan kumengerti
Yang kucari

Reff :
Oh bukanlah
Cantikmu yang kucari
Bukanlah itu
Yang aku nanti
Tetapi ketulusan hati yang abadi

Kutahu
Mawar tak seindah dirimu
Awan tak seteduh tatapanmu
Tetapi kau tahu
Yang kutunggu hanyalah
senyumanmu

Back to *

Video klip lagu Letto “Senyumanmu” sangatlah amazing, dan saya sangat menyukainya… Ada sesuatu yang bikin ponontonnya jadi mikir, “kenapa begitu??” Dan dari situ kita sebagai penonton juga dituntun untuk merenung sekaligus…

Salah satu video favoritku, lagu favoritku… ^^

Salam pLettonic

Lirik Lagu Fight Song – RACHEL PLATTEN

Like a small boat
On the ocean
Sending big waves
Into motion
Like how a single word
Can make a heart open
I might only have one match
But I can make an explosion

And all those things I didn’t say
Wrecking balls inside my brain
I will scream them loud tonight
Can you hear my voice this time

This is my fight song
Take back my life song
Prove I’m alright song
My power’s turned on
(Starting right now) I’ll be strong
I’ll play my fight song
And I don’t really care if nobody else believes
‘Cause I’ve still got a lot of fight left in me

Lagu ini dinyanyikan oleh Rachel Platten, saya suka lagunya, liriknya ^^, dan juga video cover ulangnya oleh Kurt Scheneider yang dinyanyikan oleh Benjamin Kheng ^^

Mesin Waktu

Mesin waktu, dalam pengertian ilmiahnya bisa dicari di Google. Mesin waktu yang akan saya bahas kali ini adalah mesin waktu yang hanya bisa bekerja di dalam diri kita, di dalam pikiran kita akan masa lalu, dan semua itu ada dalam bentuk kenangan. Jadi mesin waktu yang akan membuat kita kembali mengenang masa lalu kita ^^ lah yang akan saya bahas.

Sangat canggih kan otak manusia itu, juga segala yang ada di dalam tubuhnya itu sangat amazing, SUBHANALLOH…

—————————————-

Ada banyak hal dalam hidup yang bisa menjadi mesin waktu, ada musik, buku, lukisan, tempat, makanan, dan masih banyak lagi. Dan semua bisa kita gunakan ketika kita ingin menengok kenangan kita saat di masa lalu.

Tulisan ini sebenarnya saya tulis karena akhir-akhir ini saya sering menemui sesuatu yang berbau Harry Potter, dari buku sampai filmnya di TV. Dan itu mengingatkan saya akan sebuah masa dimana hari-hari hampir dihiasi dengan cerita-cerita seputar si ganteng berkacamata itu, ya si Harry Potter ^^, masa SMA. Ini benar-benar tentang Harry Potter, bukan tentang teman sekolah yang mirip Harry, bukan, karena satupun teman-teman SMA saya memang tidak ada yang punya kemiripan dengan Harry Potter.

Buku Harry Potter lah yang menjadi bagian kenangan saat masa SMA, pernah mengantar teman nyewa bukunya, dan mengantre setelahnya untuk baca ^^, tapi sampai lama gak baca keseluruhan juga, karena hanya boleh dibaca pas di kelas, sudah harus dikembalikan beberapa hari kemudian ^^. Jaman dulu masih ada tempat penyewaan buku di kota kecilku, Ambulu, sekarang sepertinya sudah tidak ada.

Berselang lama barulah saya bisa membaca buku Harry Potter, 3 buku sekaligus, bukan hasil dari menyewa, tapi dari teman ngaji yang baik hati meminjamkan ke teman sekolahnya yang punya buku-buku itu. Saat itu seneng sekali, meski harus lembur karena lagi-lagi dikejar dengan DL hari pengembalian buku. Ya, wajar sichhh meminjamkan buku Harry Potter ke teman memang harus begitu, kalau misalnya temannya lupa tidak segera mengembalikannya, lumayan lah kalau beli lagi ^^.

Dari situ kemudian, malah jadi tambah ketagihan pengen baca buku seri Harry Potter berikutnya. Dan beneran bisa baca buku keseluruhannya waktu masih duduk di bangku SMA, meski yang buku terakhir belum secara keseluruhan membacanya.

NB: tulisan ini ditulis sambil mendengarkan musik, dan benar sepertinya tidak bisa membagi konsentrasi dengan musik, apalagi jika musiknya memang tidak berhubungan dengan tulisan ^^. Lanjut kapan2, tulisan ini dibuat untuk belajar nulis, jadi mungkin masih ada kurang nyambung, harap maklum.

Kenal Musik Lagi ^^

Berawal dari sesuatu yang tidak sengaja, sebut saja begitu. Hanya karena sebuah tweet yang saya baca saat membuka twitter semua ini bermula. Tweet itu isinya adalah tentang kerennya lagunya AJR-Invinity yang dicover ulang oleh Kurt Schneider dan dinyanyikan AJR ft. Macy Kate , plus dengan link langsung ke youtube, karena penasaran saya melihatnya, dan beneran bagus.

Dari situ saya lama sekali hanya mengganggap video video bagus tanpa menganalisanya, hingga kemudian ketika iseng nonton video klip aslinya, terasa beda, entah apa yang beda, dan baru nggeh ketika tahu bahwa “cover ulang” itulahyang menjadikan video klip AJR bersama Kurt Schneide & Macy Kate jadi beda dangan versi aslinya, lebih bagus yang cover ulang, mungkin karena suaranya semakin rame ^^, dengan latar yang terlihat natural. Tapi, beneran video klip asli dan cover ulang itu mempunya kelebihan masing-masing.

Kejadian tidak sengaja yang berawal dari twitter itulah yang akhirnya membuat saya penasaran dengan sosok Kurt Hugo Schneider, dan dengan bantuan google saya jadi tahu sedikit-sedikit tentangnya, seorang musisi yang hebat, dan kreatif menurutku ^^. Dan lagu-lagu yang ia cover ulang telah sukses membuat saya bisa menikmati musik dengan cara yang baru.

Daftar Musik ^^

Musik, sesuatu yang sudah sangat akrab di masyarakat kita, terlepas jenis musik apa itu. Tiap-tiap diri kita pastilah mempunyai lagu kesukaan, yang hampir pasti selalu ada dalam daftar panjang isi mp3 kita.

Tiap lagu yang kita koleksi dalam kotak musik di hp / mp3 kita pastilah berbeda dengan yang dikoleksi orang lain, dan hal itu tidak lepas dari selera kita masing-masing.

Daftar Lagu

Isi kotak musik di hp ku lumayan banyak, dan beberapa lagu masak dalam “daftar lagu” ku, daftar lagu-lagu yang sering kuputar. Diantara lagu-lagu itu lebih banyak lagu-lagu jaman dulu, juga beberpa lagu ost drama korea, ost film… Ya, yang jelas dalam daftar lagu itu berisi lagu-lagu yang menurutku memiliki cerita, atau juga yang menyimpan kenangan di dalamnya.

Lagu dan Kenangan

Tiap lagu fovorit/kesukaan kita pasti punya cerita atau kenangan di dalamnya yang membuat kita seolah memutar kembali kenangan itu saat mendengarkannya.

Beberapa lagu ost drama Korea selalu mengingatkanku akan cerita drama itu, bagaimana cerita cinta dalam drama tersebut, juga bagaimana drama tersebut sangat menjadi fovorit bukan hanya aku tapi, juga teman-temanku saat itu, yang jelas

Ada lagu pop Indonesia yang sangat popular pada masa itu, dan sampai saat ini pun aku masih sering memutarnya, hanya untuk mengingat kembali saat dulu menantikannya bersama sahabatku, mbak Rohmah, menantikan lagu itu di radio tiap minggu, masuk daftar tangga lagu teratas atau tidak, dan misalnya lagu itu tidak masuk dalam daftar tangga lagu, maka biasanya lagu tersebut bisa direques saat acara musik biasanya diputar tiap malam.

Teruss… Apa lagi ya…

Sudah dulu sampai di sini, seneng bisa mulai posting lagi…

Memori Masa Lalu

Seperti malam ini, beberapa tahun silam (tahun 2009an akhir), suatu malam aku, dan dua orang temanku Anin, juga Richa di satu kamar asrama bercengkrama, ngobrol ngalor ngidul, dan memutar radio prosalina dengerin simphony malam. Sudah pada tahu kan kalau simphony … Baca lebih lanjut

Yang tak Terlupakan ^^

“pLettonic” adalah sebutan untuk fans grup band Letto, dan kalau boleh dibilang aku adalah salah satunya. Meski aku gak aktif dan gak ikutan di fans klub nya, bolehkan menjadi pLettonic.

Sebenarnya bukan hanya itu yang ingin kuceritakan, tapi ada beberapa hal yang ku lakukan ketika aku sangat ngefans sama Letto, dari membeli kasetnya, hingga ada satu hal yang tak terlupakan (yang ingin kuceritakan di sini).

Salah satu yang buat aku seneng sekali (ngefans sekali dengan) Lettoband adalah karena lirik lagunya yang gak usah diragukan lagi kedalaman maknanya (menurutku), selain itu enak di dengar saat gundah gulana, sedih (Sandaran Hati), saat galau (sebenarnya cinta), dan masih banyak lagi.

Suatu hari, aku menulis sebuah surat yang kutujukan untuk Letto (Noe), hehehe… sebenarnya surat itu untuk ku baca-baca sendiri, awalnya tak pernah terpikirkan olehku untuk mengirimnya, aku ingat sekali saat itu aku menulisnya saat berada di asrama. Saat liburan dan pulang, aku bersama temanku (Mbak Miftah) saat itu bosan, dan ingin mengerjakan hal-hal yang tidak biasa, dan kemudian muncullah ide untuk berangkat ke kantor pos, yang jaraknya gak begitu jauh dari tempatku tinggal.

Sudah bisa ditebak apa yang akan ku lakukan kan??? Ya, aku akan mengirimkan surat yang ku tulis untuk Noe itu, kemana akan mengirim??? Pepatah bilang ada banyak jalan menuju Roma, ya begitu pula ada banyak jalan untuk mendapat alamatnya Noe, gak dapat dari internet, ya akhirnya aku dapat alamat penerbit bukunya Cak Nun, ya dan ku kirim surat itu ke alamat Cak Nun (penerbitnya mungkin, yang ada di buku, yang jelas di Jogja), hehehe… ^^

Sampai sekarang hal tersebut masih sulit kuterima dengan nalar, bisa-bisanya sampai segitu aku ^^. Eh, tapi isi suratku bukan surat khas dari fans ke idola, suratku isinya, hanya pertanyaan2 tentang lirik-lirik lagunya Letto dan isinya. Meski begitu, hal tersebut menjadi suatu yang sangat berkesan dan tak terlupakan. Dan ada sedikit perasaan malu juga jika surat itu benar-benar sampai dan dibaca. Karena isinya, absurd. ^^

Sumber gambar: plettonic.lettolink.com

AnaAnum