Ketika Membaca

Membaca adalah suatu kegiatan yang sangat tidak bisa dipisahkan dalam keseharian kita, membaca tulisan lucu-lucu di area kosong belakang truk atau membaca hal-hal yang kita temui di jalan adalah contoh kecil dari membaca ^^.

Membaca sebuah cerita adalah salah satu hobiku, malah sudah seperti addicted alias kecanduan buat baca-baca, rasanya gak enak kalau tidak baca ^^, tapi saya mah pembaca yang sangat suka gretongan alias gratisan, jadi lebih sering baca cerita dari buku perpus juga internet, beli buku adalah hal langka ^^.

Oh iya meski suka baca saya bukanlah seorang kutu buku, karena saya selalu memilih cerita yang saya baca yang bukan hanya konflik saja, alias sudah tamat (jika itu cerbung), tapi juga sudah penyelesaian alias sudah ending, padahal sebuah cerbung itu kadang munculnya lanjutan cerita setelah berapa hari (kalau beruntung bisa tiap hari ada, kalau belum beruntung alias penulisnya sedang tidak ingin cerita segera diakhiri atau memang sedang ada kendala bisa tahunan nunggu lanjutan ceritanya). Meski begitu, cerita-cerita itu sangat menghibur para pembacanya termasuk aku.

Kadang pengen banget bisa membaca yang tidak serta merta selalu membubuhkan/mengikutkan perasaan ketika membaca, sehingga aku bisa hanya membacaa saja tidak sampai kepikiran lanjutannya karena penasaran dengan cerita yang bersambung…

Saya hanya ingin membaca saja, tapi kadang saya dibuat kesengsem dengan jalan ceritanya, dan ketika itu saya merasa gimana gitu, rasanya seperti nontok drama kolosal di tv yang gak ada habisnya, penonton hanya akan mendapatkan satu kesan, “yah… Penasaran dechhhh.”

NB: ngantuk ^^

Iklan

Ketika Bukuku Ketinggalan

Dari jauh hari aku memang sudah berencana untuk pulang ke Ambulu, pengen puasa pertama di Ambulu.

Dan aku juga sudah berencana untuk membawa buku yang nantinya akan ku baca saat berada di rumah Ambulu, namun rencana tinggallah rencana karena bukunya tidak jadi ku bawa, lebih tepatnya lupa saat kemas-kemas dan tidak terbawa, yachhhh alhasil tidak jadi baca membacanya.

Membaca, Membaca dan Membaca

Niat hati menulis cerita, tapi apalah daya idenya lagi madek di tengah jalan cerita.

Saya selalu pengen bisa menyelesaikan cerita yang saya tulis. Namun, dari beberapa cerita yang saya tulis, bisa dihitung dengan jari cerita yang telah selesai mencapai ending. Karena itu, sejak tiba-tiba belum nemu lagi ide nulis cerita, saya putuskan untuk banyak membaca bacaan dari cerpen cerpen sampai novel, yang kebanyakan memang isinya cerita fiksi. Saya akan membaca sebanyak-banyaknya hingga saya gregetan dengan jalan cerita dari buku yang saya baca, dan berharap melampiaskannya dengan menuliskan cerita versi diri sendiri.

Membaca dan Menulis

Membaca dan menulis adalah sesuatu yang saling terkait, kegiatan membaca lah yang biasanya menjadi salah satu sumber untuk menulis. Banyak membaca membuat kegiatan menulis menjadi tambah asyik karena membaca bisa menjadi salah satu sumber bertambahnya kosa kata yang kita miliki, kita sadari ataupun tidak. ^^

Sudah beberapa hari tidak posting di blog, padahal sebenarnya ide hampir tidak pernah tidak hadir menyapa. Tapi, akhir-akhir ini sedang pengen banget membuat sebuah cerita fiksi, entah cerpen atau cerbung, beberapa akhirnya bisa tertuang dalam sebuah rangkaian kata dalam cerita, namun beberapa ada yang ilang karena belum sempat tertulis.

Beberapa hari ini lagi pengen baca sebanyak-banyaknya cerita, hal itu dimulai dari meminjam buku-buku di perpus, dan juga membaca novel yang sudah ada di rumah, mengulang membacanya kembali. Di sela kegiatan membaca kadang tiba-tiba kepala penuh banget dengan ide untuk nulis, tapi tidak tertuliskan karena memang pengen bener-bener hanya membaca saja, itu hal yang kurang baik sebenarnya, tapi saat ide nulis cerita fiksi itu muncul, ada hal yang sama yang membuatku batal menuliskannya, bagaimana endingnya???

Ya, sepertinya saya harus bisa lebih memaksakan diri untuk tetap menuliskan apa yang ada di dalam imajinasi (suatu cerita) meski terkesan belum begitu jelas, ya saya harus memaksakannya, supaya terbiasa menyusun kata-kata itu menjadi sebuah cerita.

Happy writing ^^

Membaca itu…

Membaca itu…

Hobi untuk sebagian orang, dan hal lain untuk sebagian yang lain. Hal lain ini bisa jadi bukan hobi, tapi kewajiban dan ketidak sengajaan mungkin, misalnya saat harus belajar biologi untuk ulangan sekolah, harus baca kan??? Dan bisa juga membaca papan iklan di jalan yang kita lewati, itu salah satu contoh ketidaksengajaan, yang mau tidak mau terbaca juga apa yang di papan iklan.

Waduh!!! Kok kemana-mana ceritanya…

Membaca itu…

Membaca itu menyenangkan, terlebih jika dihubungkan dengan acara menulis…

Suatu ketika aku lagi males banget nulis, tapi kemalasan yang serupa tidak terjadi saat membaca. Jadi, ku gunakan jeda waktu males nulis itu dengan banyak membaca, ya meski itu kadang hanya membaca TL di twitter ^^, atau status di fb :), yang jelas baca… Hehehe… Tapi aku beneran baca kok, baca roman, juga sinopsis drama kesukaan 😀 yang pasti gak baca tulisan dengan tema agak berat, seperti politik, dll…

Setelah beberapa waktu gak nulis blog, entah rasanya saat menulis pasca masa jeda yang ku isi dengan membaca, itu terasa sangat lancar, sangat penuh semangat nulisnya… masih ada effeck dari kegiatan membeca sebelumnya.

Jadi, jelas sudah bahwa kegiatan membaca sangat erat kaitannya dengan kegiatan menulis, bahkan terkadang tulisan kita bisa saja terinspirasi dari bacaan yang kita baca… Gak da salahnya banyak membaca untuk menghasilkan tulisan yang semakin baik… Dan misalnya punya ide cerita yang terispirasi dari cerita orang lain mending jangan mirip-mirip banget ceritanya, karena bisa membuat geram penulis aslinya, buat cerita sendiri yang beda, belajar dari semangat para penulis, untuk terus belajar menulis… ^^