Malam ini ^^

Malam ini sepi, alunan lagunya Hyun bin menemaniku dalam melewati sepi ini, ya karena hampir semuanya sudah pada tidur dan aku masih terjaga.

Hari ini aku menemui banyak hal, ada beberapa yang membuat tersenyum, dan ada hal lain yang bikin sedikit kecewa, dan semua itu hanya bisa ditemui di dalam medsos.

Hmmmmmm… Apapun itu, yang jelas aku masih sangat menyukai “That Man” nya Hyun bin yang selalu ngingetin akan kebersamaannya dengan Ha Ji Won di Secret Garden. Salah satu drakor yang paling aku senengi, paling sering aku tonton berkali-kali meski ada beberapa part dalam drama yang gak masuk akal, tapi tetep seneng dengan bagaimana proses Jo Won jatuh cinta dengan Gil Ra I’m saat itu ^^.

Daftar lagu kedua yang ku dengarkan adalah “I For You” nya Luna Sea, yang merupakan Ost. dari “Kamisama Mou Sukoshi Dake” dan lagu ini selalu sukses mengingatkanku pada teman-teman yang suka lagu ini.

Ketiga “My Memori” Ost. nya Winter Sonata.

Mesin Waktu

Mesin waktu, dalam pengertian ilmiahnya bisa dicari di Google. Mesin waktu yang akan saya bahas kali ini adalah mesin waktu yang hanya bisa bekerja di dalam diri kita, di dalam pikiran kita akan masa lalu, dan semua itu ada dalam bentuk kenangan. Jadi mesin waktu yang akan membuat kita kembali mengenang masa lalu kita ^^ lah yang akan saya bahas.

Sangat canggih kan otak manusia itu, juga segala yang ada di dalam tubuhnya itu sangat amazing, SUBHANALLOH…

—————————————-

Ada banyak hal dalam hidup yang bisa menjadi mesin waktu, ada musik, buku, lukisan, tempat, makanan, dan masih banyak lagi. Dan semua bisa kita gunakan ketika kita ingin menengok kenangan kita saat di masa lalu.

Tulisan ini sebenarnya saya tulis karena akhir-akhir ini saya sering menemui sesuatu yang berbau Harry Potter, dari buku sampai filmnya di TV. Dan itu mengingatkan saya akan sebuah masa dimana hari-hari hampir dihiasi dengan cerita-cerita seputar si ganteng berkacamata itu, ya si Harry Potter ^^, masa SMA. Ini benar-benar tentang Harry Potter, bukan tentang teman sekolah yang mirip Harry, bukan, karena satupun teman-teman SMA saya memang tidak ada yang punya kemiripan dengan Harry Potter.

Buku Harry Potter lah yang menjadi bagian kenangan saat masa SMA, pernah mengantar teman nyewa bukunya, dan mengantre setelahnya untuk baca ^^, tapi sampai lama gak baca keseluruhan juga, karena hanya boleh dibaca pas di kelas, sudah harus dikembalikan beberapa hari kemudian ^^. Jaman dulu masih ada tempat penyewaan buku di kota kecilku, Ambulu, sekarang sepertinya sudah tidak ada.

Berselang lama barulah saya bisa membaca buku Harry Potter, 3 buku sekaligus, bukan hasil dari menyewa, tapi dari teman ngaji yang baik hati meminjamkan ke teman sekolahnya yang punya buku-buku itu. Saat itu seneng sekali, meski harus lembur karena lagi-lagi dikejar dengan DL hari pengembalian buku. Ya, wajar sichhh meminjamkan buku Harry Potter ke teman memang harus begitu, kalau misalnya temannya lupa tidak segera mengembalikannya, lumayan lah kalau beli lagi ^^.

Dari situ kemudian, malah jadi tambah ketagihan pengen baca buku seri Harry Potter berikutnya. Dan beneran bisa baca buku keseluruhannya waktu masih duduk di bangku SMA, meski yang buku terakhir belum secara keseluruhan membacanya.

NB: tulisan ini ditulis sambil mendengarkan musik, dan benar sepertinya tidak bisa membagi konsentrasi dengan musik, apalagi jika musiknya memang tidak berhubungan dengan tulisan ^^. Lanjut kapan2, tulisan ini dibuat untuk belajar nulis, jadi mungkin masih ada kurang nyambung, harap maklum.

Bengi

Bengi dalam Bahasa Indonesianya adalah malam, ya ini adalah sedikit cerita tentang malam Minggu, bukan ini bukan cerita malmingan yang di dalamnya ada jalan-jalan ke tempat rekreasi, tapi…

Sabtu malam, atau lebih terkenal dengan sebutan malming, Malam Minggu, ini tiba-tiba terbangun menjelang tengah malam, dan amnesia sebentar sebelum berjalan ke kamar mandi, efek mimpi saat tertidur mungkin, merasa belum Sholat Isya’ padahal mah sudah dari sebelum ketiduran saat nemenin Nay tidur. Dan sesaat setelah dari kamar mandi tiba-tiba pengen muntah, perut mual, langsung saja mencari dimana minyak kayu putih berada. Meski sudah diolesi minyak kayu putih tetap saja mual, dan itu menjadikan saya beranggapan bahwa fix, saya telah masuk angin, mungkin gara-gara kipas angin di kamar yang terlalu kencang…

Bangun di pertengahan tidur terkadang malah bikin sedikit begadang ^^, terlebih jika kemudian mata sulit terpejam kembali ketika melek mendadak dari tidur yang tidak begitu lama. Seperti juga malam ini, jadi tidak ngantuk setelah didera masuk angin yang datang tiba-tiba. Jadilah, acaranya nulis-nulis, baca-baca, dengerin musik ^^. Besok kan hari Minggu, jadi agak nyantai juga aktifitas buat esok hari ^^.

Yang penting jangan sering-sering begadang ^^.

Malam ini ^^

Malam ini malam Jum’at, tiba-tiba kepikiran untuk nulis cerita serem, tapi akhirnya saya urungkan, karena tadi habis minum kopi… *lho apa hubungannya minum kopi dan cerita seram. Mungkin bagi sebagian orang tidak ada hubungannya, tapi bagiku itu satu paket hal yang harus dihendle saat malam.
image

Jika minum kopi, maka siap-siap untuk tidak tidur di awal waktu, karena meskipun kopi tidak begitu berefek pada kondisi kengantuk’an mata, tetap saja jika tidak terlalu capek bisa benar-benar tidak ngantuk saat tiba waktu tidur. Dan kopi juga pasti mempengaruhi frekuansi BAK saat malam hari, saat minum kopi artinya sudah siap untuk beberapa kali ke kamar mandi saat waktu tidur, bisa tengah malam atau juga menjelang pagi.

Jadi, jelaslah menulis kisah seram dengan balutan faktor yang akan membuatku terbangun dan pergi ke kamar mandi saat tengah malam bukanlah sebuah kombinasi yang bagus… ^^

Dan sekarang malah tersesat dunia K-Drama, bukan malah bubuk ^^. Hehehe…

Niat hati mau nulis di blog, tapi apalah daya, lewat laptop salurannya tidak tersedia, berkali-kali masuk ke link blog, gagal terus… Jadilah liat Ost. Drama korea saja ^^, penting gak penting… Gak penting banget…

Dan postingan ini pun aku ketik via hpku tercinta, yang tadi juga sempet error ^^.

Malam itu adalah Waktuku

Malam adalah waktuku, waktu untuk bercengkrama dengan dunia yang sangat menakjubkan, dunia baca juga dunia nulis.

Di waktu malam aku bisa masuk ke ruangan dalam sebuah buku sehingga aku bisa menatap detail cerita yang ku baca, menentukan siapa-siapa saja pemeran utama dalam cerita dalam buku yang menjadi seolah nyata dalam imajinasiku.

Di waktu malam pula, aku menemukan banyak hal yang bisa menjadi ide awal untuk mulai menulis lagi setelah vakum di hari-hari sebelumnya.

Malam dan Deskripsi

Malam yang entah tidak terasa begitu dingin, memang tidak panas juga hawanya, yang jelas di dalam kamar jika tanpa kipas angin terasa gerah.

Malam ini terasa sepi, beberapa suara motor yang melintas di jalan besar yang letaknya jauh dari rumah memang terdengar, tapi malam ini sepertinya tidak banyak kendaraan yang lewat, karena sudah larut mungkin.

Di dalam rumah terdengar suara tv yang telah dikecilkan volumenya, karena memang agar tidak menganggu yang sedang tidur, dan lagi yang nonton malah ketiduran (sering orang menyebut keadaan ini, “yang nonton itu tv apa orangnya, kok sepertinya tvnya malah yang nonton orangnya seng lagi tidur”.)^^ , suara kipas angin yang sengaja dinyalakan karena memang cukup terasa gerah (gak ada Ac) juga melengkapi suasana malam ini, detik jarum jam yang menandakan bahwa waktu terus berjalan, seperti malam ini yang segera ingin berjalan menghampiri pagi. (Eh lakok ingat kata-kata, apa yang deket tapi tak pernah bisa bertemu, hmmmm… Dan jawabannya adalah…. Taraaaa…. “Pagi dan malam”, mereka berdampingan, tapi tak akan pernah bersatu, saat pagi hadir maka malam haruslah pergi,” lalu apa hubungan dengan deskripsi kali ini, entahlah aku hanya pengen nulis saja apa yang terlintas di kepala).

Ya, malam ini ternyata memang sangat sepi, hanya acara tv sepertinya yang tetep ramai.

Dan sepertinya malam yang sepi ditemani dengan alunan musik dan lagu-lagu di Symponi malam prosalina adalah malam yang sangat “istimewa”, yeee… Yuk reques lagu… Ingat jaman sekolah kalau begini…