Kuota Internet

Sekarang ngeblog sudah sangat dimudahkan dengan adanya aplikasi blog di hp. Jadi kesulitan mau posting dimana dan kapan saja sudah jarang terjadi.

Karena posting tulisan di blog melalui telepone genggam lebih mudah bagi saya yang suka spontan nulis dimana dan kapan saja, tentulah keberadaan kuota internet sangatlah penting, menggandalkan wifi yang jelas tidak selalu ada di tempat saya berada tentu bukan solusi untuk bisa posting kapan saja dan di mana saja.

Oleh sebab itulah saya secara alamiah menjadi seorng pemburu kuota internet. Prinsip saya kalau bisa dapat harga yang lebih murah, kenapa enggak?! Dari satu operator pindah ke operator lainnya, membandingkan kuota yang didpat dengan harga yang kita dapat, bagi yang punya kesibukan lain dalam kesehariaannya tentu hal ini ribet, bagi saya seru saja… ^^

Tidak enaknya dari pencarian paket internet termurah adalah nomer kita akan berganti-ganti. Atau kalau bisa ngatur dengan menggunakan hp dengan  2 simcard, itu sepertinya mudah. Saya suka ini, saya yang sudah kadung alias terlanjur jatuh cinta dengan paketan internet 2 GB an lebih dengan harga 20k an, masih bisa mengatur kuota untuk sore dan malem yang kadang hanya dapat 200MB dengan ikut paket 24 jamn di kartu satunya. Ya, dengan begitu bisa menghemat uang pengeluaran belanja pulsa tiap bulannya ^^.

Iklan

Wah, Charger Hpnya !!

Maksud hati pengen lancar internetan, tapi baca saja cerita selanjutnya:

Pagi tadi sebelum mengerjakan kerjaan rumah aku melihat hp, dan ternyata batrainya masih 20 %, yang berarti minta diisi ^^ tuh hp… Tanpa berpikir panjang langsung aja kusambar charger yang ada di atas meja, kemudian menghubungkannya dengan hp, yakin sudah berhasil mengisi, aku meninggalkannya, jadi maksud hatiku itu pengennya habis ngerjain kerjaan rumah baterai hp sudah full… Tapi, ternyata saat aku melihat beberapa menit kemudian (60 menitan lah) baterainya malah tersisa 15 %, apa yang salah, setelah ku cek ternyata banyak sekali aplikasi yang berjalan saat hp dicharge.

Yakin telah keluar dari aplikasi-aplikasi itu, aku sambungkan lagi ke chargernya, dan menunggunya sambil nyapu-nyapu, begitu selesai nyapu ternyata baterainya malah sisa 4 %, sangat membingungkan menurutku awalnya, tapi ternyata memang chargernya belum benar-benar terhubung waktu aku tinggal, dan aplikasinya ternyata belum benar-benar tertutup semua. Begitu tahu aku masih gagal ngecharge, aku langsung mengambil inisiatif mematikan hp, merestart lebih tepatnya, setelah itu hidup lagi, koneksi internetnya aku matikan, barulah setelah itu baterainya bisa terisi seperti biasanya ^^.

NB: nulis ini, bisa sampai 2 harian… ^^ di tengah2 nulis ku tinggal ngerjain tugas-tugas lain… Jadilah beberapa kalimat terakhirnya baru ku tulis tadi pagi 🙂

Happy writing ^^

Perjalanan Panjang Hp ku ^^

Hpku oh hp ku, memang salah satu jenis smartphone, ya tapi aku menyebutnya hpku (panggilan sayank ^^). Hp dapat dari suami, jadi pasti dijamin lebih enak dipakainya daripada hp sebelumnya (bb sebelumnya), ya sebenarnya gak sepenuhnya enak, ada beberapa fitur yang pemakaiannya lebih enak di hp sebelumnya. Tapi, bagaimana pun aku sangat menyayangi kedua bb ku itu ^^. Ya, meski yang ku pakai yang ini, satunya berencana pindah tangan. ^^

Bb ini sebenarnya sudah diberikan suamiku sejak awal 2013, sejak suami punya hp baru. Tapi, beberapa bulan pakai, di awal 2014 nich bb tiba-tiba rusak, trackpadnya gangguan parah, sebenarnya sudah sejak awal beli trackpadnya bermasalah, tapi si empunya gak merasa perlu diserviskan (mumpung masih garansi), karena memang tidak mengganggu awalnya (gak begitu parah). Makin parahnya gangguan pada trackpad di awal 2014 membuatku harus membuat keputusan penting, akhirnya bb ini dimusiumkan sementara, dan beruntung aku gagal dalam proses jual bb ku yang pertama (bb sebelum ini), jadi sementara pakai bb ku itu (bb sebelum ini).

Berharap bukan masalah hardware (trackpadnya), tapi masalah ada pada softwarenya, aku me”wipe” bb ini berkali-kali, tapi hasilnya hanya enak di awal, sehari kemudian balik lagi susah gerak tuh trackpad. Akhirnya ku putuskan untuk membawanya ke tukang service hp, karena nyari bb center gak ketemu-ketemu. Sudah mutusin dibawa ke salah satu conter yang melayani service hp, tapi karena letaknya jauh, pas lewat selalu lupa bawa. Jadi, sampai lama bb ini berada di museum (baca: di dekat buku2), hingga kemudian aku ketemu tempat service yang letaknya deket sama rumah, dan kemarin lusa bb ini akhirnya selesai direparasi.

Dan sekarang الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ sudah lancar trackpadnya bisa digerakkan kemana-mana. ^^ memakai bb bisa lebih enjoy alias enak puooollll…. ^^