Blogwalking

Entah berapa kali aku membuat tulisan dengan judul ini “Blogwalking”, yang jelas ketika ingin menuliskan sesuatu meski sudah merasa pernah nulis hal serupa akan ku tulis, sebagai bahan latihan tentunya.

Iseng-iseng buka blog punya blogger yang sudah keren-keren… Itu sangat berrmanfaat, memeberikan banyak inspirasi pada kita, tulisan yang kita baca kadang memantik api ide di dalam benak kita, hingga kemudian kita bisa mengeluarkan ide itu dalam bentuk tulisan… Yang jelas gak boleh yang namanya memplagiat… Plagiator adalah salah satu orang yang mencuri kreatifitas orang lain, ya meski kadang hal sepele yang dicuri, seperti pengalamanku, ketika tulisanku di blog dicopy “pleg” alias sama persis di sebuah blog yang tidak sengaja ku buka, rasanya tidak enak banget… Meski hanya itu saja tulisanku, rasanya tetep pengen marah… Karena tidak dicantumin sumber dimana ia menggambil tulisan itu.

Lho, kok malah cerita plagiator… ^^

…………………………………………..

Yang jelas bagiku blogwalking sangat bermanfaat sekali, bisa menjadi salah satu sumber semangat kita nulis juga, apalagi jika yang dibaca tips-tips semangat nulia ^^. Blogwalking juga memberikan kita banyak gambaran yang lebih luas tentang dunia blog…

Setelah blogwalking semangat nulis makin menyala-nyala…

Happyblogging ^^ para blogger 🙂

Baca Cerita Remaja itu….???

Baca cerita remaja itu jadi ingat pas waktu SMA, tapi kisah SMA ku gak begitu rame dengan kisah cinta-cinta ala remaja, malah kental dengan cinta dengan sahabat, sering diskusi banyak hal dengan teman-teman, dan memang kala itu masih membentengi dengat “pusat rotasiku di masa lalu”. Saat SMA aku selalu bilang pada diriku, “jika aku gak dapat seseorang yang seganteng dan sepinter ia…”, atau bahkan “… Kalau bukan dia, maka gak…” Mungkin hatiku begitu, seseorang yang sunggu aku merasa sulit teraih, bahkan meski hanya sekedar menyapanya… Owhhhhh… Padahal mencintai itu tentu bukan karena ganteng dan embel-embel lainnya, hanya karena “cinta” kan, waktu SMA sebenarnya aku tidak memiliki kriteria seseorang yang “… Aku jatuh cinta padanya…” Tapi, lagi-lagi demi membentengi diriku untuk gak pacaran aku berkilah begitu… Jadilah masa SMA ku gak rame dengan “kisah cinta”, karena dalam hati entah bagaimana kerjanya “pusat rotasiku” masih tetap sama, bahkan ketika aku tidak menyebutnya dalam do’a-do’aku seperti dulu, ia tetep hadir, hadir di sela-sela tiap do’a meski kadang samar.

Jadi, ingat film “a crazy little thing called love”, setelah nonton film itu aku jadi sadar akan sesuatu, segala sesuatu dalam hidup ini harus disyukuri bahkan ketika dulu sesuatu itu terasa sangat memalukan “a crazy little thing”, tapi sekarang “a crazy little thing” itu malah akan menjadi kenangan tak terlupakan, suatu hal gila yang di luar nalar yang kita lakukan (tapi masih dalam batas ya…). Terang-terang ditolak, dan tetep melakukan tips-tips dari teman untuk nunjukin kalau lo itu sayang banget sama someone, sungguh sangat memalkukan… Tapi, ya bagaimana lagi itu adalah masa remaja yang tak terlupakan…

*Terima kasih untuk gerimis di sore hari kala itu, sehingga aku bisa tahu bahwa cowok berbaju pink yang bermain bola di bawah gerimis itu…. “Handsome” seperti kata laili…

*untuk cinta tak kan pernah terlupakan saat SMP, my “crazy little thing”