Puasa

Puasa adalah menahan, pengertiannya adalah menahan diri dari makan dan minum serta dari hal yang membatalkan puasa dari waktu imsak sampai Maghrib (waktu berbuka), arti secara luasnya, dan lebih spesifik atau menurut pengalaman saya dalam hal berpuasa , puasa itu lebih ke menahan kepada hal yang tidak baik, seperti marah misalanya, ada sebuah kondisi yang mungkin akan dimaklumi kalau marah, tapi harus tetap menahan diri untuk tidak marah, saya kira itu adalah ujian orang berpuasa.

Sering dihadapkan dengan hal yang benar-benar menguras emosi tapi harus bisa terus menahan amarah itu sesuatu sekali, dalam hal ini sebenarnya saya merasa harus banyak belajar untuk memikirkan apapun yang akan kita lakukan, bagaimana akibat yang ditimbulkan dari setiap keputusan dalam berbicara juga bertindak akan mempengaruhi banyak hal.

Puasa benar-benar melatih kita, melatih dalam banyak aspek, salah satunya adalah bersabar.

Cerita

Pagi ini saya bangun untuk menanak nasi persiapan sahur, sambil nunggu nasi matang saya melihat laptop di meja kemudian membuat postingan ini.

Memasuki hari keenam di bulan Ramadhan tahun ini. Nay ssemakin bisa menyesuaikan diri dalam berpuasa, keluhan ketika lapar bisa ia atasi, namnya puasa artinya harus menahan, menahan diri dari makan minum dan hal yang bisa membatalkan puasa.

Harga ayam mulai naik dari kemarin, hari ini mungkin juga sedang naik atau juga turun, entahlah, harga ayam lumayan kacau, kalau murah terus sebenarnya sebagai pembeli senang-senang saja, tapi peternak pasti merugi, harga pakan ayamnya pasti juga masih tetap sama tidak turun seperti harga ayam.

Jadi ingat waktu dulu ternak lele, harga lele murah pakannya tetap naik, yang diuntungkan pasti para tengkulaknya. Saya kira di semua sektor begitu, peternak juga petani sering menjadi pihak yang paling dirugikan ketika harga di pasaran hancur. Saya pernah dipegangi hasil pertanian berupa terung, dan pertama panen luamyan, tapi masuk panen keempat haragnya hancur bahkan hasil penjualan tidak sebanding dengan gaji yang memetik, dan biasanya ketika hal ini terjadi terong terong di sawah tidak akan dipanen, dibiarkan begitu saja.

Dalam hidup semua berputar, meski kadang rugi, tapi di waktu tertentu juga mendapat untung. Bersyukur para petani juga peternak masih bisa bertahan di masa-masa sulitnya, makanya kita setiap sebelum makan harus membaca do’a, katanya do’a sebelum mkan yang kita baca di dalamnya juga kita juga mendo’akan orang-orang yang ikut andil dalam proses maknan tersebut, petani yan memanam berasa, peternak yang betrnak ayam, dan masih banyak lagi.

Allohumma baariklanaa fiima rozaqtanaa waqina ‘adzabannar

Ya Alloh berkahilah rizqi yang Enkau berikan pada kami, dan hindarkanlah kami dari siksa api neraka”

Selalu ada Masa yang Seakan “Sulit”

Dalam hidup ada kalanya kita sedih ada kalanya kita senang, bahagia. Adakalanya masalah yang kita hadapi biasa saja , namun ada kalanya terasa seakan “sulit” . Dan kemudian aku mendengarkan lagu ini, BTS “00 o’clock ” .

Mari kita lewati masa-masa sulit ini dengan hati lapang dan optimisme, bahwa kita pasti akan bahagia. Pasti masalah ini akan segera berakhir, pasti hal baik akan terjadi.

Selamat Pagi

Selamat pagi menjelang siang lebih tepatnya, saya menulis ini di pukul 08.45 WIB… Senang rasanya kalau sudah bisa posting gini , soalnya kadang ada aja halangan untuk posting, sampai pada titik sekarang bisa posting itu ya senang sekali… Memberanikan posting apa saja, padahal juga sebenarnya tidak ada ide untuk apa yang ingin saya tulis, cerita yang terjadi beberapa hari ini.

Beberapa hari ini saya berjuang menghadapi rasa takut saya, karena ketika malam menjelang tidur saya sering bangun kaget, entahlah seperti ada yang membangunkan, padahal ya tidak ada siapa-siapa, puncaknya sepertinya malam Sabtu kemarin, sudah beberapa hari merasa diawasi tidak tahu oleh apa, kemarin malam sempat diberi penglihatan apa sebenarnya yang “mengawasi itu” dan cukup membuat saya takut ke kamar mandi sendiri.

Peristiwa-peristiwa yang terjadi belakangan sempat membuat saya ingin menghubungi Abah untuk bercerita seperti dulu-dulu ketika kuliah hal yang sama dan bahkan lebih parah terjadi, tapi saya tunda, takut Abah malah kepikiran. Saya ingin menghadapi “ketakutan” saya itu intinya, karena dulu saya juga pernah tampak hal-hal demikian tapi tidak begitu berimbas pada diri saya karena saat itu saya tidak begitu “takut”. Rasa “takut” saya yang berlebihan itu ada juga karena peristiwa yang aneh, kalau katanya Abah setelah tanya ke seorang ustadz saya tidak sengaja menabrak anaknya jin yang tentu tidak saya lihat, karena sebenarnya saat itu saya berjalan bareng dengan teman saya ke kamar mandi dan merasa aneh setelahnya, kepala saya berat sekali seperti ada yang sesuatu di atasnya.

Beberapa hari setelahnya saya kelihatan penghuni “tak kasat mata” di kamar asrama saya berdiri di belakang saya saat tidur, saya bangun karena kerasa gak enak, pas saya membuka mata “dianya” ada di belakang saya bangun seperti mengambil sesuatu yang jatuh di lantai. Saya tahu sebenarnya wujud yang menunggu di kamar asrama itu ketika pertama kali masuk ke asrama, karena memang saya sering disapa/dilihatin ketika berada di tempat baru dengan ketindihan. Nah, saat itu baru pertama kalinya saya melihat tidak waktu ketindihan. Berupa siluet bayangan di depan saya yang jelas jelas menangkap orang yang sedang berdiri di depan saya .

Setelah kejadian itu saya selalu takut dengan malam, sampai kakak asrama saya kala itu bilang, “kenapa wajahmu selalu berubah lek wes Maghrib?”… Tiap malam menjelang tidur saya selalu membuka jendela kamar yang seharusnya tertutup dan saya akan sulit tidur. Sampai pernah didatangi dengan penghuni kamar atas sebelah yang juga “tak kasat mata”, dan beliaunya menasehati “kalau sebaiknya saya tidak memakai tulisan ayat kursi untuk menangkal hal-hal yang demikian” saya cukup kaget waktu itu. Hingga akhirnya saya cerita ke Abah kalau saya selalu “ketakutan” ketika malam tiba, Alhamdulillah setelah 1 bulan dari itu dan setelah ditambakne atas izin Alloh reda “rasa takut” saya sudah normal, tidak berlebihan lagi. Pernah kambuh saat KKN.

Dan beberapa malam ini walau tidak separah dulu lumayan manggangu, karena saya merasa ada yang mengawasi menjelang jam-jam tidur.

Saya berusaha menghadapinya dengan lebih banyak berdo’a tentunya , dan membaca Al Qur’an, saya ingat nasehat ibuk saya waktu pulang ke Ambulu kapan hari, saat saya cerita kalau saya pernah kelihatan pocong sampai 2x, pertama gara-gara saya cerita “tentang pocong” yang kedua tidak tahu sebabnya. Dan Ibuk menasehati, supaya rumah kita bisa tenang dan tentram karena banyak bacaan Al Qur’an di dalamnya hingga hal-hal yang demikian bisa menjauh dengan sendirinya.

Saya juga dapat pesan dari Guru Ngaji saya supaya memperbanyak membaca “Sholawat”.

Peristiwa yang berhubungan dengan hal gaib itu mungkin mengingatkan kita untuk lebih dengan Sang Pencipta, Gusti Alloh SWT.

Yang Menyenangkan

Ada saja hal-hal yang kadang kurang menyenangkan terjadi, tapi selalu dalam setiap hari ada hal-hal kecil yang membuat hati kita bahagia, yang membuat hati kita senang dan tersenyum.

Masalah-masalah memang selalu ada, namun selain itu ada hal yang kalau kita jeli, selalu membuat kita bersyukur.

Kadang kala saya mengkhawatirkan banyak hal, pada suatu waktu ada hal yang tidak baik terjadi tapi di waktu bersamaan ada hal yang menghibur, ada hal yang masih tetap membuat hati tersenyum…

Menghitung Banyak Kebaikan

Ada saja alasan tiap hari untuk mengelukan sesuatu, tiap hal yang tidak sesuai dengan keinginan kita hampir selalu ingin mengeluhkannya. Yang ini begini, itu begitu, dengan usaha begini pengennya dapat yang begitu eh malah dapatnya tidak sesuai dengan yang diinginkan…

Sebenarnya ada banyak hal juga yang bisa bikim kita menghalau perasaan mengeluh itu, seperti rasa syukur kita terhadap hal-hal biasa yang sebenarnya luar biasa (kalau kita mau merenung) dalam hidup kita, seperti nikmat sehat, nikmat senyum, nikmat bertemu dengan orang-orang baik , dapat membeli barang yang kita butuhkan tiap hari, dan masih banyak lagi.

Dan sekarang pilihannya ada di tangan kita, ingin mengeluh atau melihat hal lain yang bisa membuat kita bersyukur ^^.