“Beautiful Day”

Hari ini ada beberapa hal yang membuat saya sedih, itu bukan satu tapi ada beberapa, tapi di hari ini juga banyak hal yang membuat saya senang, hal-hal yang saya temui, lagu-lagu yang saya dengarkan, senyuman orang yang saya temui hari ini, cerita tentang bagaimana sebuah masalah datang silih beganti untuk kita hadapi, setiap hari seperti bertanya pada kita ,“apakah kita sudah siap menghadapinya (masalah)?”

Yang Tersisa dari Novel “32 Days”

“32 Days” adalah salah satu novel yang ditulis di wattpad oleh mbak Wiwi Suyanti, atau nama penanya di watty genitest, novel yang ditulis dalam katagori dewasa. Ceritanya menjadi salah satu fovorit saya, da memang hampir semua tulisan mbak Wiwi saya suka, saya suka cara menuliskannya.

Karakter yang sama-sama punya luka masa lalu mungkin salah satu daya tarik di “32 Days” ini, Ikarus yang terluka karena kondisi keluarganya, dan Elisa yang terluka karena perselingkuhan suaminya. Dan mereka bertemu, di tempat dan waktu yang salah, di sinilah cerira dimulai, kejadian di perpustakaan, dan yang paling membekas ketika Ikarus menembak Elisa di mobil pinjaman keliling komplek dengan muter lagunya The Overtunes “Bicara”.

Hanya lagu ini yang tersisa di ” 32 Days”, karena penulisnya, Mbak Wiwi, memutuskan untuk tiba-tiba sampai ending dikarenakan berbagai sebab, dan sekarang sudah dihapus.

Semoga suatu hari nanti bisa bertemu kembali dengan Ikarus, juga Bu El, mungkin di cerita lain, atau kalaupun tidak saya ingin mengucapkan banyak terima kasih pada Mbak Wiwi yang telah menciptakan karakter Ikarus juga Elisa…

Selama Vakum Ngeblog

Apa kesibukan selama tidak ngeblog??

Beberapa bulan ini atau setahun belakangan rasanya memang semakin jarang ngeblog, kalau mau huat alasan banyak sekali. Sebenarnya kalau ide ada saja, pas mau menuliskan ke blog tidak jadi kadang lupa sampai keesokan harinya dan sudah disambut dengan kesibukan lain.

Bulan lalu adalah bulan yang sangat super sibuk, akhir bulan September sampai semingguan di awal bulan suami kena demam berdarah dan tifus, awalanya pulang kerja badan greges, dan minum obat sampai keesokan harinya demamnya tidak turun, dari Kamis sore hingga puncaknya malam Minggu demamnya mencapai 40°C menggigil, karena menunggu 3 hari sekalian cek kadar trombosit keesokan harinya baru rencana ke dokter kalau demamnya tidak turun, di Malam Minggu itu selain demam juga muntah-muntah, jadilah istirahatnta tidak maksimal.

Waktu hari Minggunya rencana ke dokter batal karena dari pagi demam sudah turun, kalau demam berdarah menurut perkiraan biasanya masih panas, pengalaman kena demam berdarah di tahun 2016 kemarin (suami juga yang kena). Waktu ditanyai badan masih tetep lemas meski tidak demam dan akhirnya memutuskan untuk cek lab di hari Seninnya, dan benar ternyata trombositnya turun, juga positif kena tifus. Kadar trombosit meski turun banyak masih bisa dirawat di rumah, dan dari hari itu proses pemulihan untuk mengembalikan kadar trombosit dimulai…

Di hari-hari suami mau pulih, si bungsu demam batuk pilek… Jadi dua orang yang sakit, lumayan cukup menyita pikiran. Alhamdulillah, petengahan bulan kemarin sudah sehat semua, akhir bulannya si bungsu sakit lagi, sakit perut yang mendadak, kalau malam rewel banget tapi waktu pagi dianya bisa main kayak biasa, itu berlangsung selama dua hari, sampai curhat ke ibuk(mbah utinya) di rumah, dan ibuk bilang itu memang saya banget, dulu waktu kecil saya juga sering begitu, dikasi saran mengurangi sakitnya.

Saat ada anggota keluarga yang sakit yang paling terkuras selain tenaga sebenarnya adalah pikiran, menurut saya, karena rasanya tidak enak sekali saat ada keluarga sakit.

Selama vakum ngeblog sebenarnya ada lebih banyak hal yang saya lakukan, tapi hanya ini mungkin yang saya ceritakan, karena rasa-rasanya masih kaku ngeblog setelag sekian lama tidak ngeblog. ^^

Siapa yang Menanam? Siapa yang Memanen? ^^

Di belakang rumah ada lahan yang sering ditumbuhi rumput dan kadang dipakai buat tempat kayu bakar. Beberapa bulan lalu setelah lumayan lama ditumbuhi rumput liar saja, suami membersihkan areanya dan menami beberapa tanaman hasil dari ndeder sisa bumbu dapur, ada lombok, tomat, ranti, buncis, kacang panjang, daun prei, bawang merah dan bawah putih (bawang putihnya gagal berkembang dan kering, begitu juga bawang merahnya).

Setelah, menunggu beberapa bulan akhirnya bisa memanen, sudah sebulanan tidak beli tomat karena dari hasil kebun sudah lumayan banyak, baru kemarin-kemarin ini beli karena stok di kebun sudah habis, sampai habis buahnya tidak punya fotonya karena lupa tidak sempat mengabadikannya…

Sekarang yang sedang banyak stoknya adalah lombok, jadi untuk beberapa hari ke depan tidak perlu khawatir kalau pengen bikin sambel…

Lombok yang ijo royo-royo^^

Selain lombok juga ada kenikir, yang berapa hari sekali bisa dipanen untuk kulupan, dimakan dengan sambel enak bingits… ^^, setelah dipikir-pikir bisa hemat belanjaan karena ada tanaman yang bisa dimasak di kebun rumah.

Kenikir, sayur andalan kalau bikin lalapan ^^

Selain sayur ada juga bunga,

Semuanya yang menanam suami, dan tentunya yang memanen semua orang di rumah. ^^

“Dan Ketika Kau Membeci dirimu…”

Ketika kau membenci dirimu

Ketika kau ingin menghilang,

Ciptakanlah sebuah pintu di hatimu…

Jika kau buka pintu itu, dan masuk ke dalamnya

Sebuah tempat akan menunggumu,

Tak apa, percayalah

Itu akan menghiburmu,

MAGIC SHOP

Rasakan, seperti kau tengah meminum secangkir teh hangat

Rasakan seperti engkau melihat ke arah galaxy

Kau akan baik-baik saja

Ini adalah Magic shop…..

“MAGIC SHOP” adalah salah satu lagu BTS yang menjadi favorit saya…

Dan di atas adalah versi terjamahannya…