Ayo Semangat Memberi Asi!!!^^

Waktu buka Instagram eh ketemu postingan di atas, jadi ingat kapan hari pengen nulis pengalaman saya memberikan ASI.
Sudah baca artikel tentang partikel ASI yang ternyata berbeda dengan susu formula? partikel ASI ternyata hidup. Yang belum baca artikel tentang ini monggo silakan browsing ^^.

Tahun kemarin di tahun 2016 Saya melahirkan putri kedua saya , yang istimewa adalah bb alias berat badan Putri kedua saya berada di bawah normal, jika biasanya bayi lahir dengan berat normal itu ada di atas berat 2500 gr, maak Putri saya lahir dengan berat 2400 gr, padahal kehamilan kedua saya merasa lebih banyak den seneng makan daripada kehamilan pertama saya, tapi tetep saja Puteri saya kecil di dalam kandungan.

Setelah lahir sempet was was karena biasane bayi dengan berat kurang dari normal rentan kuning, karenanya saya menolak tawaran dibantu sufor bermerek ketika ASI saya belum keluar, yang keluar masih kolostrum dan itu sedikit, mungkin ada ibu yang khawatir dengan nutrisi yang didapat bayi ketika ASI belum keluar, kemudian memutuskan untuk dibantu sufor dan ASI malah tidak jadi keluar, anaknya akhirnya tergantung pada sufor . Sebuah mata rantai yang harus diputus.

Sejak hamil putuskan dan yakinkan diri untuk memberikan ASI ketika anak lahir nanti, nutrisi yang  ada d ASI benar-benar sesuai dengan apa yang dibutuhkan anak. Kembali ke cerita saya, setelah saya pulang kerumah bersama adik bayi, ASI saya belum keluar masih kolostrum yang keluar, sedikit, tapi Puteri saya semangat netek. Meskipun (maaf) payudara tidak ngrengsemi (seperti mau memproduksi ASI) sampai keesokan harinya saya tetap menetek i Puteri saya tiap 2 jam sekali masih was was akan resiko kuning atau dalam istilah lainnya ikterus, selain itu saya juga menjemurnya tiap pagi . 

Di hari kedua itu pun malam hari ASI mulai keluar dan semakin lama semakin berlimpah, terbukti kan, kalau produksi ASI semakin banyak ketika kita terus menetek i bayi.

Intinya selama sebulan perjuangan menaikkan bb si adik, BB-nya adik naik semakin baik tiap bulannya, sekarang bahkan ia bisa dikatakan cukup gemol, agak bulet, sampai kadang tidak membayangkan bisa gini, dulunya pas baru lahir kelihatan kecil banget.

Terima kasih Ya Alloh telah menciptakan ASI.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s