Kangen

Kemarin sore saat membuka lemari tiba-tiba terpaku pada seragam putih-putih yang dulu ku pakai untuk dinas (kerja), seketika sebuah rasa yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata mendera, ya rasa semacam rasa kangen yang sangat, kangen dengan seragam itu, lagi…

Kapan aku dapat mengenakannya lagi??? Kapan??? Kangen dengan profesi ^^

Ya kangen ^^

Ketika Bukuku Ketinggalan

Dari jauh hari aku memang sudah berencana untuk pulang ke Ambulu, pengen puasa pertama di Ambulu.

Dan aku juga sudah berencana untuk membawa buku yang nantinya akan ku baca saat berada di rumah Ambulu, namun rencana tinggallah rencana karena bukunya tidak jadi ku bawa, lebih tepatnya lupa saat kemas-kemas dan tidak terbawa, yachhhh alhasil tidak jadi baca membacanya.

Sebuah Intermezzo Biasa [^^]

Menulis di tengah membaca ^^.

Absen sehari nulis, tepat tanggal 17 Juni dan itu kemarin aku gak nulis, yachhh namanya juga lagi khilaf, karena selalu merasa kalau hari ini sudah nulis, atau merasa beberapa jam yang lalu sepertinya aku nulis, baru ingat pas waktu sudah menunjukkan pukul 00.sekian di tanggal 18 Juninya, dan itu bener-bener gak bisa digeser mundur sebentar waktunya karena aku belum nulis, nggak bisa.

Dan sekarang saat iseng-iseng blogwalking, eh pengen banget nulis, ya nulis aja wes, apa pun itu. Mencet keypad hp, apa pun yang diarahkan pikiran spontan untuk nulis, ya nulis saja. Jadilah aku memberi judul tulisan ini “Sebuah Intermezzo Biasa.

………………………………..

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Sekarang tanggal 1 Ramadhan, itu berarti sebagian besar Umat Islam menjalankan ibadah puasa, sebagian kecilnya (yang sedang haid) tentu tidak bisa berpuasa.

Suasana menyambut bulan suci ini sudah tampak dari beberapa hari sebelumnya, terlebih kemarin. Pasar-pasar ramai, karena ibu-ibu menyiapkan “lauk” untuk acara gendurenan saat malam tiba, pun masjid-masjid tak ketinggalan, bagian pencuci karpet sudah rampung tugasnya, yang sepertinya sudah ia kerjakan beberapa hari yang lalu, dan kemarin tinggal menatanya kembali di masjid.

Malam harinya mushola penuh… Dari jama’ah orang tua hingga anak-anak, semua tak ketinggalan meramaikan malam di bulan Ramadhan, suara tadarus yang menghiasi langit malam selalu menjadi ciri khas bulan puasa, membedakannya dengan bulan yang lain.

Marhaban Ya Ramadhan, semoga sampai sebulan penuh keceriaan akan tetep sama seperti saat awal-awal engkau datang.

Selamat menjalankan ibadah puasa. ^^

Tulisanku [Marhaban Ya Ramadhan]

Lihat posting terakhir tanggal berapa???

Eh ternyata tanggal 13 Juni, dan itu berarti 3 hari yang lalu… Sakit gigi masih menghiasi hari-hariku selama itu dan mungkin beberapa hari ke depan, semoga cepet selesai, aamiin…., tapi ya sudahlah… Tidak apa-apa… Jangan khawatir, sabar kata suami [^^]… Hehehehhe… asline ya sudah gak sabar ^^

Blogwalking, selalu menyenangkan, menemukan hal-hal sederhana dan menarik dari postingan blogger-blogger lain, ada GA sesekali, tapi sering lupa saat sebenarnya sudah menyiapkan apa-apa yang diperlukan untuk berpatisipasi dalam GA ^^.

Persiapan menyambut bulan yang ditunggu-tunggu oleh seluruh umat Muslim di segala penjuru dunia, Bulan Ramadhan. Semua menyambut dengan penuh suka cita… Semoga kita bisa bener-bener mengisi Bulan Ramadhan ini dengan banyak hal baik yang Alloh SWT. ridhoi… Aamiin…

Marhaban Ya Ramadhan…

^^

Toothache

Toothache seperti yang kita tahu adalah bahasa lain/istilah lain untuk menyebut sakit gigi.

Sakit gigi adalah salah satu sakit yang bersaudara dengan demam, yang berati hampir semua orang pernah merasakannya, entah waktu kecil, remaja, atau saat sudah berumur. Ya, sakit gigi bisa terjadi pada semua umur. Dan karenanya sakit gigi selalu punya segudang cerita.

Saat saya masih duduk di bangku sekolah menengah, pernah suatu ketika Guru Biologi bercerita tentang pengalamannya dengan gigi geraham belakang atau yang biasanya disebut gigi bungsu (mungkin karena tumbuhnya/munculnya paling belakang), beliau bercerita jika gigi geraham itu terkadang menimbulkan masalah karena posisinya, dan oleh dokter disarankan untuk melepasnya.

Saat gigi bungsu saya mulai tumbuh, benar sekali rasanya cenat cenut dan badan terasa meriang/greges, dan itu adalah pengalam pertama saya sakit gigi lagi setelah lama tidak sakit gigi, seingat saya terakhir kali sakit gigi itu adalah saat masih duduk di bangku sekolah dasar.

Saat itu saya kira saat sakitnya reda, berarti masalah selesai, ternyata tidak… Perjalanan gigi itu sepertinya masih ada, dan sekali waktu sakit lagi, sakit lagi, ya sampai 2 kali…

Dan mungkin memang sebaiknya dicabut ya??? Tapi, entahlah dalam diri masih juga ada pertanyaan, pasti adanya gigi geraham belakang ini ada maksudnya, mesti kata banyak orang fungsinya sangat minimal dibandingkan dengan gigi-gigi laiinya… Karenanya sebisa mungkin tidak saya cabut…

Tapi kejadian tadi sore membuat saya berpikir ulang tentang mencabut gigi itu… Bagaimana tidak??? Gusi di sebelahnya malah mengeluarkan darah hari ini… Padahal kemarin masih belum begitu sepertinya…

Awal sakit gigi kemarin lusa, saya masih menyemangati diri bahwa sakit ini akan segera reda cukup dengan berkumur dengan air garam… Namun 2 hari setelahnya malah cenat cenut yang saya rasa masih tetap sama bahkan merajalela dengan keluarnya darah yang baru saya tahu… Dari gusinya… Why???

Harus ke dokter gigi sepertinya…

[Musik Hari Ini] Senyumanmu – Letto

Indah matamu
Gerai rambutmu
Menunjukkan itulah keindahan
Yang memberikan
Bentuk senyuman
Sebentuk usapan
Kepada hati

*
Sinar wajahmu
Lembut katamu
Sepertinya mampu
Menggubah dunia
Yang terasa
Begitu hampa
Semuanya sirna
Tanpa cinta

Kutemukan
Arti kerinduan
Dan kumengerti
Yang kucari

Reff :
Oh bukanlah
Cantikmu yang kucari
Bukanlah itu
Yang aku nanti
Tetapi ketulusan hati yang abadi

Kutahu
Mawar tak seindah dirimu
Awan tak seteduh tatapanmu
Tetapi kau tahu
Yang kutunggu hanyalah
senyumanmu

Back to *

Video klip lagu Letto “Senyumanmu” sangatlah amazing, dan saya sangat menyukainya… Ada sesuatu yang bikin ponontonnya jadi mikir, “kenapa begitu??” Dan dari situ kita sebagai penonton juga dituntun untuk merenung sekaligus…

Salah satu video favoritku, lagu favoritku… ^^

Salam pLettonic

Namanya juga Anak Kecil ^^

Kemarin Nay, putri saya, yang berusia 3 tahun sulit sekali diajak mandi, ada saja alasannya, hingga agak siang baru saya bisa membawanya ke tempat mandi tapi dengan syarat ia diambilkan mainan dulu, ya karena sudah terlanjur sampai ke dekat sumur, tempat ia biasa mandi karena air yang ditimba dari sumur jauh lebih seger daripada air yang sudah lewat pipa (menurut perasaanku saja paling/mungkin ^^), dan tempat itu jaraknya sekitar 10 meter dari belakang rumah, jadi saya berinisiatif membuat mainanan apa-apa yang sudah ada di sana, tanpa mengambil mainan di rumah, setelah itu barulah Nay seneng dengan kegiatan mandinya.

Ya, namanya juga anak kecil… Besoknya begitu lagi, saya tidak mengambilkan mainan saat mandi, tapi berjanji sehabis mandi akan menyiapkan seperangkat mainannya untuk main pasar2an supaya ia gak rewel saat mandi.

Anak kecil selalu dan selalu bermain yang ada dalam dunianya, dan itu adalah fase yang menyenangkan, karena itu seorang ibu/ayah adalah seorang yang sudah pernah melewati masa kecil itu, jadi pastilah tahu bagaimana menemani anak di masa itu… Segala sesuatu yang diberikan dan diajarkan haruslah dibarengi dengan suatu permainan…

Bercerita sedikit, dulu saat masih kecil saya pun begitu… Baik sekolah maupun saat ngaji di dalam pikiran selalu tidak jau-jauh dari kata bermain… Apa yang akan dimaninkan saat istirahat sekolah??? Permainan apalagi yang akan dimaninkan di sela-sela istirahat sehabis sholat ashar??? Atau juga permainan apa yang dilakukan menjelang sholat isha’ sehabis sekolah diniyah di langgar/surau??? Bermain apa lagi saat pulang sekolah???

Ya begitulah, sekiranya masa saya kecil… Karena jaman dulu belum ada hp jadi yang ada di pikiran adalah main apa nanti??? Dengan siapa saja??? Teman-teman sudahkah menunggu untuk bermain??? Ada acara pasar2an apa di deket pohon bambu sekitar rumah???

Jadi, ketika anak kita menginginkan setiap hal yang terkait dengan dirinya tidak jauh dari bermain, hal itu wajar, terlebih usianya memang usia yang sedang dalam masa seneng-senengnya bermain…

Ya, namanya juga anak kecil ^^

Membuat Puisi

Membuat puisi… Bagi penulis yang seneng merangkai kata bagus, pasti tidak akan asing dengan ini, membuat puisi…

Tidak ada angin, tidak ada hujan (*lebay bahasanya) tadi malam tiba-tiba disodorin tugas untuk membantu kakang mas (suami) untuk membuat puisi yang akan ia sertakan dalam video editannya. Langsung saja aku batal nemenin suami lembur kerjaan, pengen tidur aja tahu gt… Beratlah… Buat puisi bagi seorang yang jarang banget membuatnya. Kata suamiku pas dia balik dari belakang harus sudah terketik di laptopnya. Serasa dapat tugas dari Ibu Guru pas waktu sekolah dulu… Ini mah lebih parah, waktunya cuma dalam hitungan menit, masih murah hati Ibu Guru karena biasanya diberi waktu seminggu, tapi tetep aja ngerjainnya pas jam 6 pagi menjelang mau berangkat sekolah waktu hari ngumpulkan ^^ (mengenang jaman SD).

Eh, pas sudah nyampek di deket bantal, jadi dapat kata ajaib, kenapa ajaib??? Ya kata itu tiba-tiba muncul begitu saja sebagai permulaan puisi yang tadi diminta suami… Jadilah dengan tekad berusaha mencoba aku mengetikkan kata demi kata di laptop, dan jadilah puisinya…

Ya meski gak bagus banget… Tapi dibuat pakai hati kok, jadi insyaAlloh tidak mengecewakan…

Aku pernah baca entah di mana, dalam tulisan itu disebutkan bahwa dalam membuat puisi bukan hanya pilihan dan susunan kata yang bagus saja yang dibutuhkan, tetapi yang lebih penting adalah sertakan hatimu di dalamnya, meski kadang kata-katanya biasa saja, pasti selalu mengena… ^^

Menulis itu…

Menulis itu…

Menyenangkan, ya meski tulisan yang saya buat masih sekitar itu-itu saja, tapi benar kok, menulis itu menyenangkan…

Bisa menyalurkan emosi kita, kemaran, perasaan gak enak, terlebih perasaan bahagia… ^^

Jadi, menulis itu bisa jadi bagian terapi ketika hati gundah sedih menulis adalah salah satu cara yang bisa digunakan sebagai terapi mengatasinya.

Jika bersedih, tuliskan kesedihanmu, bukan di blog mungkin (karena tulisan curhat kadang bisa jadi kontroversi *macakartis :D), tapi kalau di blog menjadi tidak masalah yo rapopo ^^, namun lebih baik dituliskan ke media, bisa kertas, aplikasi word di hp atau apapun yang bisa dihapus sewaktu-waktu. Karena, tulisan yang dibuat saat dalam kondisi marah itu, pastilah akan menjadi hal yang kadang memalukan kalau kita baca ulang, namun proses menulis saat itulah yang penting, karena dapat mengeluarkan uneg-uneg yang ada di diri kita tanpa mengeluarkan kemarahan tentunya ^^.

Intinya, menulis bisa membuat kita merasa lega atas kegalauan yang ada, insyaAlloh…

Happy writing ya…. ^^

Ketika Paket Internet Habis

Paket internetan habis, setelah selama 3 hari jadi langganan smsnya operator yang isinya tidak jauh-jauh dari kata “segera lakukan isi ulang pulsa anda, paketan segeran berakhir, dan untuk melanjutkan akan dikenakan tarif sesuai lokasi anda”. Ya, sms itu selalu muncul 3 hari sebelum paketan habis… Dan sampai berakhirpun, saya tidak juga membeli pulsa… Males… Hahahahahahahahahahhahahahahahahahahha (*tertawanya panjang sekali), dan juga sebenarnya punya rencana membelikan hal yang lain jika saya berhasil untuk berjauhan dengn internet/tidak membeli paketannya).

Tapi, kemudian ingat bahwa baru kemarin saya pengen sekali lebih rajin ngeblog, ya mosok karena paketan habis tidak jadi terlaksana niat itu… (*alasan), bilang saja tidak bisa jauh dari internet…

Padahal masih pengen buku TFiOS, semoga bulan ini terlaksana ^^.

Hadiah bagi diri sendiri jika rajin menabung, juga rajin posting di blog ^^.

Yeeeee….

Happy Blogging ^^