Menikmati Musik

“I miss taste of the sweet life
I miss the conversation
I’m searching for a song tonight
I’m changing all of the stations
I like to think that, we had it all
We drew a map to a better place
But on that road I took a fall
Oh baby why did you run away?

I was there for you
In your darkest times
I was there for you
In your darkest nights

But I wonder where were you
When I was at my worst
Down on my knees
And you said you had my back
So I wonder where were you
All the roads you took came back to me
So I’m following the map that leads to you”

Lirik di atas adalah bagian dari lirik lagunya Maroon 5 “Maps”. Tapi saya malah mengenalnya pertama kali dari saat mencari tahu tentang Kurt Hugo Schneider, saat nonton video yang telah ia cover ulang, diantaranya yang langsung memikat adalah “Just A dream”, “Bruno MarsMedley”, “Beauty and the Beat”, “Human”, “Fix You”, dan masih banyak lagi.

Jadi ceritanya pasca beberapa hari nonton video-video yang dicover ulang oleh Kurt saya pergi ke Gramedia janjian dengan sahabat saya Nurul untuk mencari-cari buku, saat asyik milih dan baca-baca buku lagu yang diputar itu lagu-lagu Bruno Mars “Just the Way You Are”, Maroon 5 “Maps” secara bergantian, saya merasa tidak asing dengan itu semua, dan benar lagu-lagu itu adalah lagu yang pernah saya tonton di youtube kemarin. Sejak itu saya suka lagu “Maps” nya Maroon 5, suka liriknya. Versi asli memang enak banget didengar, secara suaranya Adam Levine khas banget. Dan versi yang dicover ulang oleh Kurt Schneider yang dinyanyikan Max Schneide juga Alyson Stoner itu jauh lebih rame, membuat saya jatuh cinta dengan lagu ini, meski video klipnya tak bercerita tentang liriknya, tapi lagi-lagi Kurt telah membuat video yang bisa membuat orang menikmati sebuah musik dengan cara lain ^^.

Iklan

Kenal Musik Lagi ^^

Berawal dari sesuatu yang tidak sengaja, sebut saja begitu. Hanya karena sebuah tweet yang saya baca saat membuka twitter semua ini bermula. Tweet itu isinya adalah tentang kerennya lagunya AJR-Invinity yang dicover ulang oleh Kurt Schneider dan dinyanyikan AJR ft. Macy Kate , plus dengan link langsung ke youtube, karena penasaran saya melihatnya, dan beneran bagus.

Dari situ saya lama sekali hanya mengganggap video video bagus tanpa menganalisanya, hingga kemudian ketika iseng nonton video klip aslinya, terasa beda, entah apa yang beda, dan baru nggeh ketika tahu bahwa “cover ulang” itulahyang menjadikan video klip AJR bersama Kurt Schneide & Macy Kate jadi beda dangan versi aslinya, lebih bagus yang cover ulang, mungkin karena suaranya semakin rame ^^, dengan latar yang terlihat natural. Tapi, beneran video klip asli dan cover ulang itu mempunya kelebihan masing-masing.

Kejadian tidak sengaja yang berawal dari twitter itulah yang akhirnya membuat saya penasaran dengan sosok Kurt Hugo Schneider, dan dengan bantuan google saya jadi tahu sedikit-sedikit tentangnya, seorang musisi yang hebat, dan kreatif menurutku ^^. Dan lagu-lagu yang ia cover ulang telah sukses membuat saya bisa menikmati musik dengan cara yang baru.

Kopi ^^

Kopi, memang adalah elemen penting dalam hidup bagi siapapun yang mengaku dirinya sebagai penikmat juga pecinta si hitam pahit ini (tambah gula biar manis, atau liat saya aja yang sudah manis, hihhihihi :D). Tidak minum kopi rasanya ada yang kurang bahkan jiwa levelnya sudah cinta mati sama kopi bisa beneran uring-uring’an ketika si kopi di dalam wadahnya kosong waktu pagi hari yang notabene hampir toko-toko yang menjual bubuk kopi masih tutup.

Punya cerita tentang si hitam pahit manis harum ini ^^????

Saya punya…. ^^

Beberapa hari yang lalu kakanda tiba-tiba bercerita kalau pagi tadi dia sempet muntah pasca minum kopi, dan ternyata kejadiaanya sudah 2 hari dengan kemarin tepatnya. Usut punya usut, dan juga katanya orang rumah penyebabnya adalah karena kakanda sedang bermasalah dengan lambungnya yang tidak kuat konsumsi kopi “asli”. Lho emang ada kopi “tidak asli”???

Bubuk kopi itu ada 2 (kalau di rumah), ada yang terbuat dari bijih kopi semua (yang kalau sudah diselep alias dihaluskan disebut kopi asli), dan satunya lagi dari kopi yang sudah dicampuri dengan beras juga beras jagung (ini biasanya kalau sudah dalam bentuk bubuk disebut kopi campuran). Kopi campuran inilah opsi bagi yang tidak kuat dengan kopi asli. Penikmat kopi campuran biasanya adalah orang-orang dengan masalah lambung.

Jadi, ketika suamiku bercerita kalau dia muntah sehabis minum kopi, saya membuatkan kopi campuran di hari berikutnya, dan hanya diminum sedikit dari satu mug. Beberapa hari begitu terus, selalu ada sisa di gelas kopinya ketika sudah berangkat kerja. Hingga pagi tadi, saat masih dini hari saya mebuatkannya kopi, karena di dalam wadah kopi, kopi campurannya sedang kosong, jadilah saya membuatkannya kopi asli dengan gelas biasa, bukan mug, dan ketika suami sudah berangkat kerja, ternyata si kopi sudah ludes dari dalam gelas… Mungkin karena rasanya beda dengan kopi campuran, hingga dia habis segelas, entah tahu atau tidak kalau tuh kopi bukan kopi campuran. ^^Sudah tidak bermasalah mungkin lambungnya ^^. Alhamdulillah