Firasat (Part 2)

Lanjutan dari firasat part 1.

Saat menjadi seorang ibu, saya juga belajar tentang firasat.

Pernah suatu ketika mimpi yang aneh sekali, mimpi putri saya menyentuh bisa yang telah dibuang dari ular, saat bangun rasa khawatir tiba-tiba muncul, dan karena itu saya kemudian menceritakan mimpi itu kepada orang-orang di rumah. Perasaan saat itu sungguh tidak enak, dan hanya dengan do’a lah semuanya saya pasarahkan pada Nya. Beberapa hari kemudian putri saya sakit, panas tiba-tiba, dan ternyata flu, jadi ketahanan tubuh putriku mungkin sedang tidak begitu kuat hingga saat itu terserang flu, selang beberapa hari kemudian batuk, alhamdulillah beberapa hari kemudian atas izin Alloh, setelah dibawa ke dokter anak saya sembuh beberapa hari setelahnya.

Saat itu sebenarnya saya belajar untuk tidak panik, beberapa anggota keluarga mendesak untuk segera ke dokter, karena batuknya putri saya terus-terusan, supaya diuap katanya (padahal hanya pasien dengan indikasi tertentu seperti riwayat asma yang biasanya diuap ini, dan putri saya tidak ada indikasi itu insyaAlloh). Dan benar di dokter memang tidak diuap, hanya diberi obat pencair dahak saja. Keputusan membawa putri saya ke dokter adalah karena dia diare selama sehari… Takut dehidrasi karena makannya sedikit, meski minumnya banyak… Bibirnya juga sudah agak kering (tanda dehidrasi ringan).

Lho kok malah curhat… ^^

Sebenarnya, ada kejadian yang membuatku menulis tulisan ini, kejadian ini tepatnya terjadi tadi malam…

Saat saya tertidur, tepatnya ketiduran waktu menidurkan puteri saya, mimpi kemana-mana, dan tiba-tiba di pertengahan mimpi seperti ada yang membangunkan, seketika saya bangun dan ternyata puteri saya sudah berada di pinggir tempat tidur yang tingginya sekitar setengah meter itu, satu gerakan saja sepertinya bisa langsung membuatnya jatuh dari tempat tidur. Dengan separuh kesadaran saya memindahkannya, setelah memindahkan itulah baru bangun seratus persen, dan bertanya-tanya sambil berterima kasih kepada Alloh SWT. Yang membangunkan saya tepat sebelum puteri saya jatuh.

Terima kasih Ya Alloh atas semua pertanda itu…

Advertisements

One thought on “Firasat (Part 2)

  1. Pingback: Firasat | anaAnum's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s