Membicarakan…

Suara sepeda motor yang sedang dipanasi menghiasi ruang udara siang ini, setelah si motor pergi, tiba-tiba suasana mendadak jadi sepi, jadi sunyi.

Dan saat membuka hp aku ingat kalau kapan hari aku ingin menuliskan hal ini, “membicarakan orang lain”. Ya membicarakan orang lain itu hal yang “mudah” bahkan sebagian mengganggapnya hal lumrah karena tinggal ngomong saja, yang sulit itu menjaga dari “ngomongin orang lain” terlebih jika itu tentang kejelekannya.

Saat membicarakan kejelekan orang lain, sebenarnya kita juga sedang menjelekkan diri kita, membuka kejelekan orang lain sama hal nya membuka kejelakan kita. Karena kita bukanlah seseorang yang sempurna yang pantas menilai dan kemudian membicarakan kejelekan orang lain. Kata orang bijak sebelum mengomentari sesuatu lebih baik berkaca pada diri sendiri, sudahkah kita memperbaiki diri???? Kalau belum, kok berani-beraninya bergosip alias “ngrasani” orang,,, dan meskipun sudah bergosip itu juga tanda kalau kita belum sepenuhnya memperbaiki diri, ya kan??? Orang yang sibuk memperbaiki dirinya pasti tidak akan pernah punya cukup waktu untuk membicarakan kejelekan orang lain.

So, jaga diri dari membicarakan hal-hal yang kalau misalnya orang yang kita bicarakan mendengar akan sakit hati atas pembicaraan kita. Karena itu sama saja dengan menjaga perasaan kita. Kalau kita ada di posisi orang tersebut bagaimana, sakit hati tidak??? Jadi posisikan begitu… Supaya tidak gampang bergosip…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s