Berjuta Cerita, dan Aku Takjub

Aku sangat-sangat takjub dengan cerita yang baru saja selesai ku baca, bagus banget dari ide, jalan cerita, juga penggambarannya tentang banyak hal yang membuatku sangat benar-benar ikut terbawa secara emosi dengan tiap perasaan pada tokoh-tokohnya. Dan yang membuat aku makin syok adalah penulisnya masih SMA, SubhanaAlloh… Sejaka kapan mulai nulis??? Sampai bisa menghasilkan tulisan yang begitu bagusnya???!!!

kapan bisa buat cerita??!! Kapan??!! pertanyaan yang selalu hanya berhasil menjadi pertanyaan, tanpa sebuah jawaban yang jelas, karena aku sendiri masih sangat blank ketika berada di depan laptop, padahal untuk menghasilkan sebuah karya dalam bentuk cerita, haruslah “mau memulainya”, dan itu bagiku gak mudah…

Tapi, aku ingin tetep menulis, meski gak bagus, meski bukan dalam bentuk cerita, aku pengen terus nulis, terus nulis… Karena aku gak begitu berbakat dalam bidang sastra, juga gak kuliah di jurusan itu, jadinya rutin menulislah yang bisa jadi jalan untukku bisa menjadi seorang penulis, semoga…

Buku dan Kita ^^

unduhan (2)

sumber gambar ilustrasi: http://jasacopywriting.com

Buku dan kita…

pernah memikirkan bagaimana buku bisa sampai di tangan kita? tentu semuanya atas jasa para penebit juga toko buku ^^ , tapi aku gak pengen bahas itu sekaarang…

aku selalu berfikir bagaimana kita bisa bertemu dengan buku-buku yang kita baca,tidaklain tidak bukan adalh karena semua itu takdir, berjodoh dengan buku, itu kata lainnya. Ya, kadang ada buku yang sangat pengen kita baca tapi susah banget dapatnya, dan setelah beberapa tahun ternyata ada teman yang minjamin buku itu, atau juga ada yang menghadiahkan buku itu saat ulang tahun.

pernah juga nonton drama dan gak lama setelah hari itu ketemu buku yang nyeritain isi drama itu di perpus… yang jelas pertemuan kita dengan buku-buku yang kita baca adalah sebuah takdir,hingga kemudian buku-buku itu menjadi bagian dari hidup kita entah besar atau kecil, entah terlihat atau tidak.

keep reading ^^

Kenapa? blank…

entahlah,untuk kesekian kalinya aku hanya bisa menelan ludah sambil berpikir dengan keras tatkala ada di depan laptop, hal ini selalu terjadi beberapa kali,saat aku ingin menuangkan ide yang terus betebangan di dalam otak ini, saat laptop sudah menyala tiba-tiba semua jadi buyar, ilang gak tahu kemana, semua yang tadi ada di dalam sini (sambil unjuk kepala), blank….

sampai lama hal itu terjadi, hingga aku menutupp laptop karena tak muncul-muncul apa yang ada di dalam benak… mungkin begini jika masih sangat amatir untuk menulis… tapi insyaAlloh aku gak akan putus asa. keep writing^^

“Tanpa Jejak… hoooooo “

“Sad”
“Campur aduk”

Itulah perasaan yang kurasakan saat aku lagi-lagi kehilangan tulisanku, dan parahnya tanpa jejak.

Pengen ngeposting tulisan di blog langsung dari PC, jadilah aku nulis langsung di tempat postingan blog, bukan di Ms. Word, hmmmm hal seperti ini mungkin bisa disebut sembrono, karena harusnya dari awal aku memprediksi jika jariku salah klik saja, bisa-bisa tulisan yang susah payah ku ketik (sambil belajar ngetik dengan sepuluh jari) hilang tanpa jejak. Tapi, aku dengan PD nya langsung nulis di tempat postingan, supaya bisa langsung di upload maksudku, gak repot-repot mindah, dan apa yang terjadi “tulisanku” hilaaaannggggg… 😦

“dimana, dimana, dimana, ku harus mencari dimana??? (Dinyanyikan dengan nada lagu “alamat palsu” nya Ayu Ting-Ting”)

Kemana pun ku mencari sepertinya tuh tulisan gak bakal ketemu, karena aku memang belum menyimpannya di draft blogku. Ya sudah ikhlaskan, insyaAlloh kalau nulis lagi lebih bagus plus rapi (versiku dewe). Ambil hikmahnya *opowaeiki sampai ke hikmah segala ^^.

Semangat nulis lagi ^^

Ayuuuukkkkk… Nulis ^^

Something about this “Saturday”

Tanggal 20 Desember 2014, hari Sabtu, itu berarti Senin besok adalah “Hari Ibu” ^^

Siang ini gerimis, dan itu tampak seperti menjelang maghrib, padahal jam masih menunjukkan pul 12.25 WIB. Hari ini rencana nyuci gatot, karena hujan, dan sibuk wira wiri sampai siang.hmmmmm…
Padahal bisanya jadwal nyuci 2 hari sekali, tapi karena musim hujan harus tiap hari nyuci, karena hampir selalu cucian gak bisa kering dalam satu hari, itu berarti harus pateng (rajin) nyuci.

Kejadian tak terduga yang terjadi hari ini itu adalah saat aku menduduki kue, beneran gak sengaja, sebenarnya aku juga sich yang naruh tuh kue di kursi saat bersih-bersih meja… Eh belakangan lupa gak naruh tuh kue kembali ke atas meja, gini serasa dikerjain oleh “rasa lupa”, baju yang jelas kotor, dan terpaksa ganti (musih hujan harus hemat baju ^^).

Oh iya hal menarik yang terjadi adalah saat aku iseng-iseng streaming Ost.nya “A Crazy Little Things Called Love”, itu tuh Filmnya Shone sama Nam, aku lakok ingat pas jaman-jaman masih sekolah dulu ya…

Pas jaman masih SMP malah, karena jaman SMA aku malah sepi dari kisah falling in love. Haduhhhh kok malah curcol di blog ini… Abaikan wes…

Sudah dulu untuk hari ini… (Seperti diary saja, pasti dikritik kalau suami baca ^^), “Diary kok ditaruh blog”. Hehehhe… ^^

NB: tulisan ini dibuat untuk melawan rasa malas nulis, jadi mungkin banyak curhatnya ^^

Waktu

Hari Juma’at, entahlah aku merasa begitu cepat hari-hari berlalu, ku kira masih kapan hari “hari Juma’at’ itu, tapi toh sekarang sudah Hari Juma’at lagi. Menjalani hari dengan penuh kesibukan mungkin jadi salah satu faktor penyebab “mengapa hari-hari cepat berlalu”, atau ternyata aku sedang mengalami “dilatasi waktu”, hmmmmm… Entahlah???!!!

Katanya, jaman sekarang waktu sehari, seminggu, sebulan, bahkan setahun dan selanjutnya, terasa begitu singkat, tak heran kenapa aku merasa begitu juga… Rasanya baru kemarin menghabiskan waktu di masa kecil kita dengan bermain gotri, ontong2 golong, gobak sodor, kasti, benteng-bentengan (dll), tapi tiba-tiba sekarang jika kita memainkan permainan itu akan terasa aneh, karena hanya anak kecil yang memainkannya.

Salah “Klik”

Salah klik itu kadang menjadi sesuatu yang sangat menyebalkan, terlebih jika itu terkait dengan pilihan “yes” dan “no”, juga “delete”.

Ketika ngetik banyak, eh saat mau ngesave kadang malak opsi sebaliknya yang ter”klik”, rasanya nano-nano banget, tapi dominasi rasa sangat kesal, ya meski kesalahan diri sendiri yang kadang gak sengaja, salah klik bisa menjelma menjadi penyebab kekesalan saat ngetik.

NB:merasa belajar nulis kembali

Hujan, di Musim Hujan ^^

Seperti kita tahu, bulan ini adalah bulan Desember, yang kata lainnya adalah bulan “gedhe-gedhene sumber”. Jadi, jangan heran kalau bulan ini hari-hari kita akan dihiasi dengan yang namanya hujan, cucian gak kering, dan jalanan becek, karena memang semua itu satu paket pada musim hujan.

Hampir tiap hari hujan, kita sudah tahu pasti itu, tapi toh terkadang si sela-sela hari-hari penuh hujan itu, Alloh masih menyelipkan hari-hari dengan sinar matahari yang tak terhalangi oleh mendung, hari dimana cucian diijinkan untuk menjadi kering. Terima kasih ya Alloh… Maaf, terkadang hal yang terlihat sepele seperti ini jarang ku sadari, hingga lupa bersyukur.

Sesuatu yang… (so sweet) ^^

Aku tiba-tiba mengingat sebuah moment yang sebenarnya gak boleh dilupakan, tapi malah belakangan aku lupa, untunglah ada sesuatu yang membuatku teringat akan moment ini.

Saat itu aku masih hamil muda, dan kondisi tubuh sepertinya tidak begitu enak, tapi aku kepengen banget sama es jus, dan seketika aku ingat tempat es jus di daerah kampus yang dulu kuliah beberapa kali beli disana. Aku pesen 2 gelas, untukku dan suami, sang penjawa kedai jusnya lumayan lama lah nyajikan jusnya, sampai agak capek plus tubuh rasanya makin gak enak dan pengen banget muntah, aku bilang saja suamiku kalau aku pengen muntah, perut rasanya mual banget (hamil muda), pengen cepet pulang, tapi sudah terlanjur pesen jusnya, jadilah karena merasa gak bisa ditahan, aku bilang saja ke suami, karena gak ada wastafel atau kamar mandi, jadilah aku muntah di trotoar deket kedai jus itu. Untung saja, yang jaga kedai jusnya sedang sibuk buat jus, jadilah seketika suamiku bersihin tuh bekas muntahan pakai air. Aku hanya bisa nonton, soale memang perutku lagi gak enak banget. Jadilah, suamiku sendiri yang bersihin, disiram pakai air kemudian menyapunya pakai sapu lidi, sehingga bersih tuh bekas muntahan…

Maaf ya yah… Hehehe… ^^