“Mengikat Makna”

Aku lantas melanjutkan “mengikat makan” itu untuk mengembangkan sekaligus mengenali diriku. Aku libatkan diriku dengan apa saja yang aku temui. Aku mencatat secara rajin perubahan-perubahan diriku. Aku merusmuskan diriku sendiri. Aku menunjukkan keinginan diriku. Aku membuka diriku dan meresensi diriku sendiri. Kini, setiap hari aku membaca diriku dan menuliskan perubahan diriku.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s