Setiap Orang adalah Penulis… ^^

Setiap orang yang bisa menulis adalah penulis, begitu menurutku. Meski belum pada tahap menulis cerita atau buku menurutku setiap orang adalah penulis. Penulis dalam artian menuliskan apa yang ada di dalam pikiran ke dalam bentuk tulisan, atau juga menuliskan sesuatu di suatu media, bisa kertas, layar hp, blog, sosmed, dll.

Sadar ataupun tidak kebanyakan orang mengungkapkan isi hati, pikiran, juga emosinya ke dalam situs jejaring sosial. Tak jarang aku menjumpai teman-teman fbku menuliskan perasaan mereka baik bahagia, sedih, ataupun galau di situs jejaring sosial tersebut. Terkadang hal tersebut membuatku berpikir bahwa setiap orang sebenarnya bisa menulis di blog misalnya, hehehe…. Promosi ngeblog… ^^ banyak sekali tulisan yang bagus-bagus di status fb tapi mereka gak punya blog, mereka murni hanya pengen berbagi di fb mungkin, atau belum pengen punya blog… 🙂 tapi, salut buat semua yang bisa menuliskan perasaannya ke dalam bentuk tulisan.

Sumber gambar: http://www.republika.co.id

Terlena…

Asataghfirullah… Saya merasa khilaf beberapa waktu gak ngeblog, alasannya gak mood, gak ada ide, dll. Dan setelah saya berintropeksi diri, kenapa saya jadi jarang ngeblog, kenapa saya tiba-tiba seolah kehabisan ide tulisan, kenapa? Setelah beberapa waktu berpikir, ternyata oh ternyata saya sedang “terlena”, terlena dengan panasnya media sekarang membahas pilpres.

Entahlah tidak biasanya saya begitu ingin turut campur dengan pesta demokrasi, bukan berarti golput dulu-dulunya, tapi ya tidak seingin turut campur seperti sekarang. Setiap membuka fb selalu banyak status-status teman fb yang isinya kampanye, ya tidak semua mendukung calon yang sama, beberapa mendukung calon ini, beberapa dukung calon itu. Wes ta lah… Klo ikut menyimak dijamin ikut terseret ke dalam gelombang panasnya masa-masa menjelang pilpres.

Saya yang biasanya cuek dan merasa tidak ingin turut campur dalam masa panas menjelang pilpres tiba-tiba merasa jengah dengan status fb seorang teman, jengah bukan karena dia gak dukung capres yang ku dukung, tapi lebih karena hal-hal itu terus yang selalu ia bagikan di status fb nya, hal yang menurut pandanganku adalah hal negatif… Jika sekali mungkin akan biasa jika berketerusan, bosan dan merasa jengah juga… Keadaan ini akhirnya membuatku mengomentari salah satu statusnya, dan berujung debat agak panjang… Karena dari awal niat isun (saya) gak mau berdebat ya saya hanya mengomentari biasa saja, toh sebenarnya tujuan saya hanya mengingatkan sebaiknya/ lebih baik membagikan hal-hal yang positif di fb daripada hal-hal yang negatif.

Ya, begitulah sedikit cerita bagaimana saya menjadi “terlena” di dunia maya dengan hal lain hingga membuat ide ngeblog gak tahu mendarat di mana.

Terlena…

Asataghfirullah… Saya merasa khilaf beberapa waktu gak ngeblog, alasannya gak mood, gak ada ide, dll. Dan setelah saya berintropeksi diri, kenapa saya jadi jarang ngeblog, kenapa saya tiba-tiba seolah kehabisan ide tulisan, kenapa? Setelah beberapa waktu berpikir, ternyata oh ternyata saya sedang “terlena”, terlena dengan panasnya media sekarang membahas pilpres.

Entahlah tidak biasanya saya begitu ingin turut campur dengan pesta demokrasi, bukan berarti golput dulu-dulunya, tapi ya tidak seingin turut campur seperti sekarang. Setiap membuka fb selalu banyak status-status teman fb yang isinya kampanye, ya tidak semua mendukung calon yang sama, beberapa mendukung calon ini, beberapa dukung calon itu. Wes ta lah… Klo ikut menyimak dijamin ikut terseret ke dalam gelombang panasnya masa-masa menjelang pilpres.

Saya yang biasanya cuek dan merasa tidak ingin turut campur dalam masa panas menjelang pilpres tiba-tiba merasa jengah dengan status fb seorang teman, jengah bukan karena dia gak dukung capres yang ku dukung, tapi lebih karena hal-hal itu terus yang selalu ia bagikan di status fb nya, hal yang menurut pandanganku adalah hal negatif… Jika sekali mungkin akan biasa jika berketerusan, bosan dan merasa jengah juga… Keadaan ini akhirnya membuatku mengomentari salah satu statusnya, dan berujung debat agak panjang… Karena dari awal niat isun (saya) gak mau berdebat ya saya hanya mengomentari biasa saja, toh sebenarnya tujuan saya hanya mengingatkan sebaiknya/ lebih baik membagikan hal-hal yang positif di fb daripada hal-hal yang negatif.

Ya, begitulah sedikit cerita bagaimana saya menjadi “terlena” di dunia maya dengan hal lain hingga membuat ide ngeblog gak tahu mendarat di mana. Semoga ke depan gak terlena dengan hal-hal seperti itu.