Buku “Tuhan Pun Berpuasa” Emha Ainun Nadjib

“Allah begitu sabar terhadap manusia, cinta dan romantisme-Nya tidak berdasarkan kekuasaan belaka. Allah pun mempunyai rasa ‘memiliki’ terhadap manusia. Dengan setia Allah tetap menerbitkan matahari tanpa peduli apakah manusia mensyukuri atau tidak.”

Allah tetap memancarkan cahaya matahari tanpa memperhitungkan berbagai penghianatan manusia terhadap-Nya. Allah “berpuasa” menahan diri dari murka-Nya terhadap manusia.

Puasa adalah “milik khusus” di haribaan-Nya. Sampai-sampai Ia mengorbankan diri-Nya seakan-akan Ia butuh sesuatu dari ibadah puasa manusia, padahal puasa merupakan proses dasar pembebasan dan penyelamatan manusia atas dirinya sendiri.

Perenungan tentang puasa, begitulah sekiranya isi buku ini, banyak lagi hal-hal yang menakjubkan tentang hakekat dan makna puasa dalam buku ini. Cocok di baca yang siapa saja yang ingin belajar tentang puasa. Lebih lengkapnya, baca bukunya ya… ^^.

Semoga bermanfaat… ^^

AnaAnum

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s