Sayang kalau tidak Dimaksimalkan… ^^

Seperti di postingan sebelumnya, BBku, ya di bawah ini adalah hpnya. Itu adalah BB tipe standart, tapi katanya itu termasuk BB yang tahan banting, dan memang benar menurut pengalamanku, BB ini sempat ku musiumkan bahkan sempet pengen ku jual, karena aku dapat warisan BB nya suami, yang beralih memakai ke Andro. BB suamiku yang tipe di atasnya memang enak banget pemakaiannya, tapi akhir-akhir ini BB warisan error parah, dan untungnya BB ku belum sempet ku jual, jadilah aku kembali lagi memakai BBku, ya sepertinya aku berjodoh denganmu wahai BB.

Sekarang aplikasi BB pun macem-macem, apalagi yang tipe di atasnya ini. Jadi jelaslah ada beberapa aplikasi yang gak bisa diakses dengan BB ini, ya karena memang spesifikasinya terbatas. Tapi, kata suamiku “jangan membatasi diri” (ceramah paling sering ku dengar belakangan ini darinya ^^), ya tapi memang benar jangan membatasi diri. Meskipun ada keterbatasan dalam mengakses beberapa hal aku tetep ingin memaksimalkan hpku ini.

Hal-hal yang bisa kulakukan dengan hp ini selain bbm, banyak sekali, diantaranya browsing (jelas sudah bisa), dan blogging. Aku terus mencari cara bagaimana agar bisa ngeblog cukup lewat hp. Di BB kita bisa mengunduh aplikasi blog mobilnya WordPress, itu bisa kita gunakan untuk ngeblog gratis, hanya saja untuk membuat blog awalnya tidak bisa memakai hp ini, karena memang seperti ku sebutkan di atas, ada beberapa hal yang gak bisa diakses lewat hp ini. Tapi, kalau memang pengen banget ngeblog gak masalahkan? Membuat blognya di internet lewat PC atau bisa juga ngampung Hp Andoid atau BB tipe di atas hp ini.

Yang ngeblog lewat Blogger juga jangan kecewa, hp ini juga biasanya ku pakai update/posting blog lewat email. Tapi sayang, akhir-akhir ini gak bisa lagi, karena kesalahanku otak atik kotak email di hpku ilang… Sebenarnya bisa diatur lagi, yaitu dengan mengatur ulang ke pengaturan awal hp, yang itu artinya menghapus semua memori dan data-data hp ini, masih kupikir-pikir untuk melakukannya.

Begitulah sedikit cerita tentang bagaimana kita sebaiknya memaksimalkan hp kita, aku saja yang hpnya tipe standar di kelasnya bisa ngeblog, dll, nah yang lebih canggih sayang kan kalau tidak dimaksimalkan…

Semoga hp yang kita punya bisa bermanfaat lebih, gak hanya untuk foto-fotoan, sosmed’an… Dll, semoga bisa bermanfaat … Aamiin…

Ingat ini Jika Mulai Ingin Berlebih

Ingat ini jika ingin berlebih…

Hp jadul merk apa yang pernah kamu pakai???… ^^

Aku… Hp jadul yang hitam putih layaranya, aku lupa tipenya, itu sudah lumaya lama, pertama pegang dan punya hp adalah tahun 2007. Pertama masuk dunia perkuliahan, sebelum-sebelumnya sedikit belajar dari hp punya abah, yang juga jadul. Jaman semono (jaman segitu) memang hp-hp merk itu dan jenis-jenid itu sedang marak dan booming, awal mula hp mulai masuk ke dalam bagian hidup hampir seluruh kalangan masyarakat, termasuk aku yang kala itu masih merasa “Wah” ketika memiliki hp.

Memakai hp hitam putih, kala itu sudah sangat senang, bisa sms an, mencoba gonta ganti nomer untuk mencari mana operator yang banyak gratisan smsnya. Internetan di hp, wah aku bahkan tidak pernah berpikir ke arah itu, wong ngenet ae aku baru belajar di tahun-tahun itu (untung ada mbak ofie yang ngenalin aku ke dunia internet, kalau ke warnet aku diajak dan diajari bagaimana itu googling, terimakasih mbak ^^, terlihat sekali masih begitu gapteknya aku kala itu, sekarang masih juga deng ^^). Wes to lah, perjalanan hidup dan prosesnya mengajari banyak hal, dan eman jika gak kita tulis.

Oh ya kembali ke hp jadulku, masuk awal tahun kedua kuliah teman-teman sudah banyak sekali yang memakai hp berwarna, wes gak hitam putih, bahkan beberapa ada yang sudah ada kamera dan bisa dibuat internet (jaman segitu hp seperti ini sudah canggih, jaman sekarang hp tipe ini wes termasuk jadul, beda era mungkin ^^, canggih masa itu, jadul masa sekarang). Apa aku kepengen??? Aku yang manusia biasa begini ya pasti ada perasaan kepengen, terkadang, tapi tidak begitu ku pikirkan, sadar diri jika dipikirkanpun belum tentu akan punya ^^.

Nah, di tahun ketiga kuliah, abahku ternyata pengen membelikanku hp yang lebih bagusan (setelah hpku yang biasa raib dibawa orang misterius/maling), dapatlah hp tipe berapa gt (tipe dibawahnya No**a 2230, tapi bukan itu). Tentulah, aku seneng bukan kepalang, hpnya bisa dimasukin musik, bisa motret, dan bisa ngenet pemirsa… Belakang setelah dapat 2 harian, saya baru nyadar kalau tuh hp ngedrop (maklum belinya second), meski harus sambil ngechas kalau makai ya hp itu bertahan sampai aku lulus kuliah, WOW banget, bahkan aku baru ganti tatkala aku mau kerja. Hp second berwarna ini juga mengajariku satu hal yaitu “mending membeli hp yang baru meski hitam putih, harga lebih murah, daripada beli second yang kualitasnya gak kita ketahui”.

Awal kerja aku dibelikan hp baru oleh Abah (abah yang terbaik dalam segala hal yang berhubungan dengan putra putrinya), saat itu aku pengen banget hp cina’an, ya merk yang terkenal kala itu (tahun 2011 awal) adalah C***s, keypadnya quarty, ada mp3 nya pula… Senengnya gak karuan wes… Tapi ternyata buat ngenet agak lambat tuh hp…

Saat itu saking pengennya bisa ngenet lewat hp, sampai kebawa-bawa mimpi tuh keinginan. Ya malam itu tiba-tiba mimpi punya hp bisa buat memotret dengan hasil lumayan bagus, bisa internetan kemana-mana, bisa banyak hal wes hpnya, canggih lah kata lainnya. Dan ketika bagun, ya kebiasaan kalau mimpinya mimpi bagus… Ealah cuma mimpi to ^^. Tapi, itu entahlah jadi semacam keinginan yang tersimpan dalam do’a.

Sampai menikah di tahun yang sama (2011) pun hp masih tetep yang dibelikan abah, merantaupun pakai hp itu, karena suami kerja dan aku di rumah, biar ada hiburan akhire suamiku mereparasi hp canggihnya, yang memang rusak dan gak semept direparasi karena sering error, suamiku sendiri dalam waktu cukup lama memakai hp seperti dalam gambar. Bahkan ketika tenar dan booming tuh smartphone “Blackberry” suamiku masih tetep setia dengan hp jadulnya, aku dengan hp quartyku yang dibelikan abah, kami berdua sesekali ngenet dengan hp Nokia canggih milik suamiku yang kadang error, dengan bergantian… Sampai kemudian hp Nokia suamiku rusak layarnya dan gak bisa dipakai, dan gak lama setelah itu suamiku punya bb untuk pertama kalinya.

Hp quartyku masuk hampir setahun tiba-tiba rusak (belum dapat setahun tepat padahal), gak ada suaranya jika dibuat telephone. Dan saat itu aku berada jauh dengan suami, suami di perantauan, aku pulang, karena pengen melahirkan anak pertama kami di rumah, jadi wes andalan kalau lagi kangen adalah hp, eh malah hp error. Setelah kelahiran putriku (setelah 2 bulanan) aku diberi hadiah oleh suamiku, suatu yang memang sangat aku pengeni yaitu smartphone Blackberry, ALHAMDULILLAH akhirnya bisa punya sendiri, milih merk itu karena biar bisa bbm an sama suami, itu alasan pertamanya. Seneng sekali tatkala punya bb ini, karena bb ini sudah mewakili hp impianku, malah spertinya ini memang hp impianku (hp dalam mimpiku, bisa memfoto, ngenet, emailan, dan masih banyak lagi). Seneng sekali wes punya bb ini.

Sekarang alat elektronik terutama hp seperti sedang berjalan cepat mengikuti waktu trendnya, bisa saja sekarang begitu canggih beberapa bulan ke depan sudah ketinggalan. Bbku ini pengen sekali kubuat sebagai pengingat bagaimana BB ini menjadi hp impianku, dan ketika harus pengen lebih haruslah tanyakan pada diri sendiri, “apa tidak berlebihan???” Karena BB ini saja adalah salah satu nikmat yang tak terduga untuk akhirnya bisa ada padaku. Terima kasih Ya Alloh… Jadikanlah hamba termasuk orang-orang yang bersyukur kepada-Mu, Ya Alloh…

Jadi, pengen nulis terjemahan QS. Ar Rohman ayat 13 “Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?”

Sumber Gambar dari sini.

Hari Pertama Ramadhan #Cerita

Hari pertama di bulan Ramadhan, suasana di rumah atau juga di luar rumah mendadak sepi di pagi hari, biasanya sudah banyak orang jalan, juga kendaraan berlalu-lalang. Apa karena hari ini bertepatan dengan hari Ahad dan pas pertama puasa, jadi banyak yang menghabiskan waktu pagi di dalam rumah saja.

Hari pertama puasa memang kebanyakan libur, dari anak sekolah sampai orang yang kerja di instansi/ kantor. Jadi, ya menghabiskan hari pertama puasa di dalam rumah saja mungkin salah satu hal yang dipilih.

Punya cerita apa hari ini???

Tadi pagi nitip belanjaan ke mbakku yang kebetulan mau ke pasar, dan ternyata di pasar gak da yang jualan sayur. Mungkin para penjualnya pengen sesekali libur. Jadilah hanya dapat tempe belum matang, dan sadikit kacang sayur.

Di rumah ada hal lucu lainnya yang terjadi, putri kecilku Nay yang baru berusia 2 tahun minta dibuatkan jelly coklat, jadi pagi-pagi aku sudah membuat jelly, sambil menunggu dingin tuh jelly, aku pergunakan waktu itu untuk dulang sarapan putri kecilku. Ketika selesai sarapan, jellynya sudah lumayan dingin, dan bisa dikeluarkan dari cetakan aneka bentuk, ku taruh tuh jelly di atas piring untuk dimakan putri kecilku. Keponakanku yang kebetulan nginep di rumah, tiba-tiba melihat apa yang dimakan putriku dan bilang, “Ya Alloh, cobaannya cek berete… (Sambil lihat jellynya putriku)”. ^^

Ya, memang kalau puasa makana biasa saja bisa sangat menggoda, apalagi jika itu adalah jelly coklat dengn bentuk yang unyu-unyu… Siapa anak kecil yang gak tertarik??? ^^

Setiap Orang adalah Penulis… ^^

Setiap orang yang bisa menulis adalah penulis, begitu menurutku. Meski belum pada tahap menulis cerita atau buku menurutku setiap orang adalah penulis. Penulis dalam artian menuliskan apa yang ada di dalam pikiran ke dalam bentuk tulisan, atau juga menuliskan sesuatu di suatu media, bisa kertas, layar hp, blog, sosmed, dll.

Sadar ataupun tidak kebanyakan orang mengungkapkan isi hati, pikiran, juga emosinya ke dalam situs jejaring sosial. Tak jarang aku menjumpai teman-teman fbku menuliskan perasaan mereka baik bahagia, sedih, ataupun galau di situs jejaring sosial tersebut. Terkadang hal tersebut membuatku berpikir bahwa setiap orang sebenarnya bisa menulis di blog misalnya, hehehe…. Promosi ngeblog… ^^ banyak sekali tulisan yang bagus-bagus di status fb tapi mereka gak punya blog, mereka murni hanya pengen berbagi di fb mungkin, atau belum pengen punya blog… 🙂 tapi, salut buat semua yang bisa menuliskan perasaannya ke dalam bentuk tulisan.

Sumber gambar: http://www.republika.co.id

Terlena…

Asataghfirullah… Saya merasa khilaf beberapa waktu gak ngeblog, alasannya gak mood, gak ada ide, dll. Dan setelah saya berintropeksi diri, kenapa saya jadi jarang ngeblog, kenapa saya tiba-tiba seolah kehabisan ide tulisan, kenapa? Setelah beberapa waktu berpikir, ternyata oh ternyata saya sedang “terlena”, terlena dengan panasnya media sekarang membahas pilpres.

Entahlah tidak biasanya saya begitu ingin turut campur dengan pesta demokrasi, bukan berarti golput dulu-dulunya, tapi ya tidak seingin turut campur seperti sekarang. Setiap membuka fb selalu banyak status-status teman fb yang isinya kampanye, ya tidak semua mendukung calon yang sama, beberapa mendukung calon ini, beberapa dukung calon itu. Wes ta lah… Klo ikut menyimak dijamin ikut terseret ke dalam gelombang panasnya masa-masa menjelang pilpres.

Saya yang biasanya cuek dan merasa tidak ingin turut campur dalam masa panas menjelang pilpres tiba-tiba merasa jengah dengan status fb seorang teman, jengah bukan karena dia gak dukung capres yang ku dukung, tapi lebih karena hal-hal itu terus yang selalu ia bagikan di status fb nya, hal yang menurut pandanganku adalah hal negatif… Jika sekali mungkin akan biasa jika berketerusan, bosan dan merasa jengah juga… Keadaan ini akhirnya membuatku mengomentari salah satu statusnya, dan berujung debat agak panjang… Karena dari awal niat isun (saya) gak mau berdebat ya saya hanya mengomentari biasa saja, toh sebenarnya tujuan saya hanya mengingatkan sebaiknya/ lebih baik membagikan hal-hal yang positif di fb daripada hal-hal yang negatif.

Ya, begitulah sedikit cerita bagaimana saya menjadi “terlena” di dunia maya dengan hal lain hingga membuat ide ngeblog gak tahu mendarat di mana.

Terlena…

Asataghfirullah… Saya merasa khilaf beberapa waktu gak ngeblog, alasannya gak mood, gak ada ide, dll. Dan setelah saya berintropeksi diri, kenapa saya jadi jarang ngeblog, kenapa saya tiba-tiba seolah kehabisan ide tulisan, kenapa? Setelah beberapa waktu berpikir, ternyata oh ternyata saya sedang “terlena”, terlena dengan panasnya media sekarang membahas pilpres.

Entahlah tidak biasanya saya begitu ingin turut campur dengan pesta demokrasi, bukan berarti golput dulu-dulunya, tapi ya tidak seingin turut campur seperti sekarang. Setiap membuka fb selalu banyak status-status teman fb yang isinya kampanye, ya tidak semua mendukung calon yang sama, beberapa mendukung calon ini, beberapa dukung calon itu. Wes ta lah… Klo ikut menyimak dijamin ikut terseret ke dalam gelombang panasnya masa-masa menjelang pilpres.

Saya yang biasanya cuek dan merasa tidak ingin turut campur dalam masa panas menjelang pilpres tiba-tiba merasa jengah dengan status fb seorang teman, jengah bukan karena dia gak dukung capres yang ku dukung, tapi lebih karena hal-hal itu terus yang selalu ia bagikan di status fb nya, hal yang menurut pandanganku adalah hal negatif… Jika sekali mungkin akan biasa jika berketerusan, bosan dan merasa jengah juga… Keadaan ini akhirnya membuatku mengomentari salah satu statusnya, dan berujung debat agak panjang… Karena dari awal niat isun (saya) gak mau berdebat ya saya hanya mengomentari biasa saja, toh sebenarnya tujuan saya hanya mengingatkan sebaiknya/ lebih baik membagikan hal-hal yang positif di fb daripada hal-hal yang negatif.

Ya, begitulah sedikit cerita bagaimana saya menjadi “terlena” di dunia maya dengan hal lain hingga membuat ide ngeblog gak tahu mendarat di mana. Semoga ke depan gak terlena dengan hal-hal seperti itu.

Pisang

Pisang, buah yang sering kita jumpai, karena memang pohonnya tumbuh subur di daerah tropis seperti daerah kita. Di Jember, kita bisa nemui pohon pisang hampir di setiap pekarangan sekitar rumah. Jadi, buah pisang adalah buah yang sehari-hari bisa kita jumpai, baik di pekarangan sendiri atau tetangga, juga di pasar-pasar dan toko buah.

Di daerah Gebang, banyak penjual buah pisang ini, di pasar Gebang, atau juga pasar Bungur, juga di penjual buah di samping jalan. Kalau mencari buah pisang itu lebih enak di pasar, karena dari pengalamanku membeli pisang di penjual buah sekitar jalan itu, gak bisa beli eceran dan harganya sulit ditawar (pengalaman ketika mencari pisang untuk hewan piaraan). Kalau di pasar bisa dapat harga murah setelah menawar, terlebih jika pisang sutiran untuk hewan piaraan, bisa dapat harga 2 rb untuk 1 kg nya, cukup murah kan…

Seperti yang tersebut di atas, pisang adalah buah yang bisa dijumpai di mana saja di sekitar kita, karena itu buah ini jadi salah satu buah yang mungkin paling sering kita konsumsi. Ada banyak cara menikmati buah ini, dari dimakan langsung, sampai dioalah. Pisang bisa diolah menjadi beraneka kue, atau juga dimasak sederhana, seperti dikukus, dan di goreng, juga di bakar. Dari ketiga tersebut rasa pisang mungkin sama, tapi paling enak kalau dibakar, karena wangi bakarannya juga rasa sedikit gosongnya, mantap…

Ketika Cucian Banyak/ Menumpuk

Ketika cucian menumpuk/banyak, selesai mencucinya merasa sangat lega, plong… Ya satu pekerjaan telah selesai. Bagi yang mencuci dengan tangan tanpa mesin, selesai mencuci banget itu sesuatu.

Cucian menumpuk itu bisa banyak sebab, bisa karena gak tiap hari nyuci, bisa karena memang tiap hari banyak cucian. Nah, misalnya saja gak semangat nyuci ketika melihat banyak sekali baju kotor yang harus dicuci, ada tips supaya gak jenuh sebelum mulai nyuci.

Mencuci sedikit demi sedikit. Mengambil sedikit dari sebagian cucian, jadi seolah-olah sedikit cuciannya. Setelah selesai jemur, istirahat kalau capek, kalau gak nyuci lagi, begitu sedikit demi sedikit, bisa gak kerasa semua cucian selesai dicuci.

Semangat yang lagi nyuci-nyuci.

Menjelang Pilpres

Menjelang Pilpres 9 Juli nanti suasana media semakin ramai, ada yang ramai berkampanye hitam, dan juga kampanye negatif… Tapi, ada juga yang kampanyenya kampanye putih, gak pakai embel-embel hitam/ negatif.
Yang jelas suasana sekarang panas banget, terik mataharinya mengeringkan baju-baju jemuranku, lho kok baju… ^^. Eh maksudku di sini panas dalam artian suasana politiknya, yang ini bilang ini yang itu bilang itu. Sibuk begini begitu, pengen menang begini, menang begitu… Menjelang pilpres dan calonnya hanya 2 kubu seperti inilah adanya, gak ada pilihan ketiga jadi kalau gak nomer 1 ya nomer 2, yang golput gak usah dihitung, tidur saja ya…

Suasana yang semakin panas ini semoga cepat mendingin dan mereda, semuanya semoga cepat instropeksi diri, menjadi presiden bukan hanya untuk sebuah kata “kekuasaan” tapi lebih dari itu adalah untuk membenahi bangsa ini, membawanya menjadi negara yang lebih baik, lebih sejahtera rakyatnya, lebih berkualitas orang-orangnya (gak bermental korup).

Semoga siapapun yang terpilih bisa memabawa negeri ini ke arah yang lebih baik. Aamiin…

Bahan Membuat Pisang Goreng

Bahan yang diperlukan untuk membuat pisang goreng adalah:

– tepung terigu
– mertega
– gula dan garam secukupnya
– air jangan lupa

Ya, itu adalah bahan-bahan untuk membuat balutan pisang gorengnya, selamat mencoba. Oh iya, minyak gorengnya jangan lupa, buat menggoreng. Dan bahan utamanya “Pisang” jangan sampai ketinggalan karena bisa menimbulkan kerancuan akan resep ini, ada yang menyangka ini resep tepung goreng bukan pisang goreng…. Hehehehhe ^^